14 November 2017

Berita Golkar - Kader-kader muda Partai Golkar yang tergabung dalam Grup WhatsApp (WA) Praja Muda Beringin (PMB) kembali menggelar Diskusi Politik bertajuk "Mengukur Peluang Calon Kepala Daerah Partai Golkar Pada Kontestasi Pilkada 2018" di Kopi Oey - Fave Hotel Melawai, Selasa (14/11/17). Hadir sebagai narasumber Ketua DPD I Partai Golkar NTT; Melkiades Laka Lena dan CEO Indo Barometer; Muhammad Qodari.

Melki, yang juga calon gubernur/ wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Partai Golkar menceritakan dinamika politik lokal yang sangat menarik. "Golkar adalah mesin politik terbaik di NTT, kita punya 9 bupati. Dan, saya berhasil menjadi Ketua DPD I Partai Golkar NTT secara aklamasi untuk menggusur pemimpin status quo terlama sepanjang sejarah; Ibrahim Medah" ungkap Melki.

Sementara Qodari mengupas keunggulan Partai Golkar dapat terus bertahan dalam perpolitikan tanah air. "Seburuk-buruknya Partai Golkar, elektabilitasnya takkan pernah kurang dari 10%. Kenapa? Karena Golkar punya pengalaman yang mumpuni, infrastruktur yang luar biasa dan basis massa loyal hingga ke tingkat akar rumput. Yang penting, Golkar tidak dilanda konflik internal" analisa Qodari.

Diskusi ini dihadiri puluhan kader muda Golkar tak hanya dari Jakarta tapi juga dari Riau, Jambi, Bengkulu, Banten, Jabar hingga Kaltim. Mereka sangat antusias menyimak acara yang berlangsung selama 2 jam tersebut. Sayang 2 pembicara yang direncanakan tak bisa hadir, yaitu Sekjen DPP Partai Golkar; Idrus Marham dan Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera III; Azis Syamsuddin. [kontributor Jakarta]

fokus berita :


Kategori Berita Golkar Lainnya