06 Desember 2017

Berita Golkar - Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Golkar, Priyo Budi Santoso meminta ketua Dewan Pembina, Aburizal Bakrie turun langsung menyelesaikan polemik terkait Ketua Umumnya Setya Novanto yang terjerat kasus korupsi proyek e-KTP. Dia meminta agar Bakrie mengawal proses dinamika yang ada sesuai dengan AD/ART.

"Meminta kesediaan agar Pak ARB untuk turun gunung, dengan kewenangan yang melekat dalam pasal-pasal AD/ART mengenai peran strategis ketua dewan pembina," kata Priyo di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (5/12).

Dia juga mengatakan, Bakrie sudah setuju dengan dorongan untuk menyelamatkan partai sesuai dengan aturan yang ada.

"Beliau juga akan melakukan langkah-langkah yang perlu untuk mengawal agar proses dinamika yang ada di Golkar ini sesuai dengan tahapan-tahapan mekanisme yang diatur dalam AD/ART," ungkap Priyo.

Dia juga berharap, semua pihak menghormati hasil rapat pleno DPP lalu. Karena menurut dia adalah langkah tepat untuk menunggu hal tersebut.

"Sejauh sebelum dianulir saya menyarankan dan menyerukan agar menghormati rapat pleno kemarin," tambah Priyo.

Diketahui sebelumnya, sejak Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto terjerat kasus korupsi e-KTP dan ditahan KPK banyak pihak yang mendesak untuk mundur terutama dari tubuh Golkar. Salah satunya dari beberapa DPD I Golkar dan ormas sayap partai sudah mulai bermanuver meminta agar segera diselenggarakan Munaslub. [merdeka]

fokus berita : #Priyo Budi Santoso


Kategori Berita Golkar Lainnya