13 Februari 2018

Berita Golkar Menteri Pariwisata, Arief Yahya, secara resmi meluncurkan Calendar of Events Riau 2018 di Balairung Soesilo Soedarman Kementerian Pariwisata Jakarta, Senin (12/02/18). Acara ini langsung dihadiri oleh Gubernur Riau Bapak H Arsyadjuliandi Rachman, Wakil Gubernur Bapak Wan Thamrin Hasyim, serta Bupati dan Walikota se-Provinsi Riau.

Jumlah Calendar of Events Riau tahun 2018 sejumlah 67 Events, dengan 3 events masuk Top 100 Events Nasional: Bakar Tongkang Rokan Hilir 29–30 Juni 2018, Pacu Jalur Kuantan Singingi 22–25 Agustus 2018, Festival Bono Pelalawan 24–25 November 2018.

Menpar juga mengucapkan Selamat, Riau menjadi Juara Umum API (Anugerah Pesona Indonesia) 2017. Pada saat menyampaikan sambutanya Menpar Arief menyambut baik transformasi Riau menuju Pariwisata. Riau Kaya Raya, memiliki komoditas yang berlimpah seperti Ikan (Bagansiapi-siapi), Minyak Bumi dan Gas (Dumai dan Siak), serta Kelapa Sawit. Ketika sedang kaya, investasi di industri baru menjadi sangat mudah yaitu Pariwisata.

Menurutnya, provinsi Riau beruntung, karena dekat dengan market. Pariwisata itu tentang Proximity dan Culture, Riau dekat dengan Singapura dan Malaysia. “Dalam penyelenggaraan CoE harus menggunakan kurator, koreografer, desainer, arranger professional tingkat nasional dan akan dibantu Kemenpar,” tegas Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya, menjelaskan Kemenpar telah memiliki Top 100 CoE 2018, dengan kriteria Penyelenggaraan Profesional, Tepat Waktu dan Rutin. Terdiri dari 60 Events Budaya, 30 Alam dan Buatan, 10 Destinasi Prioritas.
CoE terdiri atas Cultural Values dan Commercial Values. Commercial Values harus di-monetised (dihitung nilai ekonominya). Tunjuk konsultan.

“Untuk menjadi destinasi wisata kelas dunia, maka harus disediakan KEK, untuk menyederhanakan birokrasi melalui PTSP. Di Riau dibangun KEK di Bono dan Pulau Rupat yang hanya 30 menit naik kapal ke Melaka,” kata Arief Yahya.
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, bekerjasama dengan Pemerintah provinsi Riau akan kembali menggelar ekspos potensi kepelancongan di Kementerian Pariwisata hari Senin, (12/2/18), pukul 19.00 wib. Acara yang direncanakan dibuka di Gedung Sapta Pesona, Balairung Soesilo Soedarman tersebut bertema ‘svara jiva’.

Kepala Dinas Pariwisata Riau, Fahmizal, menyatakan launching destinasi tahun ini berbalur spirit yang lebih kental, seiring sejumlah capaian institusi tersebut sepanjang 2017 kemarin. Salah satu kegembiraan tentu saja soal peningkatan kunjungan wisman dan wisatawan nusantara di angka signifikan.

“Kabar baik tersebut kita sambut dengan sukacita. Namun di balik itu semua, hal paling mendasar atas raihan tersebut tentu saja optimisme di masa mendatang. Pengembangan sektor kepariwisataan yang dipilih Gubernur Riau sebagai salah satu program prioritas ternyata memang menjanjikan. Tiang demi tiang yang kita pancang sepertinya cukup kokoh dalam upaya menghadirkan belantika kepariwisataan yang berkarakter,” ujar Fahmizal di Pekanbaru.

Provinsi Riau atau yang juga dikenal dengan julukan Bumi Lancang Kuning tersebut sejak beberapa tahun terakhir memang terlihat kian tegap dalam menggarap Iven destinasi wisata unggulan. Iven wisata yang pernah meraih anugerah pesona indonesia di kawasan tersebut adalah ombak bono yang menghadirkan sensasi berselancar di gelombang sungai. Jalur surfing di Kuala Kampar itu dikenal sangat khas.

Sejumlah peselancar kawakan dari beragam dunia menyatakan ‘kegarangan’ bono tak ada lawan. Selain paling konsisten gelombangnya juga paling tinggi dan paling panjang jika dibanding fenomena alam serupa di negara lain. “Dalam spirit menyambut prospek cerah itulah kita akan kembali bertolak ke Kementerian buat mendedahkan ragam potensi destinasi, kultur sampai kekayaan kuliner anak bumi melayu,” kata Fahmizal.

Peluncuran kalender Iven kepariwisataan Riau di Kemenpar pada pertengahan Februari ini akan dikemas dalam rangkaian seni pertunjukan. Riau sebelumnya secara dua tahun berturut-turut sudah dua kali menggelar kegiatan serupa. [Pariwisata Riau]

fokus berita : #Arsyadjuliandi Rachman


Kategori Berita Golkar Lainnya