12 April 2018

Berita Golkar - Video pelajar siswa SD di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan yang meminta bantuan kaki palsu menjadi viral di media sosial beberapa hari lalu. Adalah Amin Syam, pelajar Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hikma, Luwu Utara yang memohon kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk diberikan kaki palsu.

Ternyata, video ini terdengar sampai ke telinga Menteri Sosial Idrus Marham. Idrus pun langsung memerintahkan Tenaga Ahli Menteri dan pejabat Kementerian Sosial untuk mengecek langsung kondisi dan memberikan bantuan seperti yang diminta tersebut.

Anak buah Idrus pun bergerak cepat menuju lokasi tempat tinggal Amin Syam yang ada di Desa Tolada, Kecamatan Malangke, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, untuk mewujudkan impian Amin Syam. Ia tidak menyangka jika suratnya kepada Presiden Jokowi begitu cepat direspon Mensos Idrus Marham. Dalam keterangan pers yang diterima Okezone, Idrus pun langsung menelepon Amin begitu mengetahui sudah mendapatkan kaki palsunya.

"Baji-baji ji ki ? (baik-baik kabarnya?)," sapa Idrus melalui sambungan telepon selularnya, Rabu (11/4/2018). "Iye (Iya-red) Alhamdulillah," jawab Amin.

Idrus menceritakan kepada Amin jika sesaat setelah mendengar kabar soal Amin, ia langsung memerintahkan Tenaga Ahli Menteri, Jamal yang juga orang Bulukumba, Sulawesi Selatan untuk segera terbang ke Luwu Utara dan memenuhi semua permintaan dan kebutuhan Amin. Selain kaki palsu, Amin juga mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial. Bantuan senilai Rp1.890.000 per tahun tersebut diharapkan bisa sedikit meringankan beban keluarganya.

"Saya bilang ya udah langsung atasi apa keperluannya kita penuhi semua. Supaya bisa sekolah juga ya..Masalah PKH nya itu, nanti Jamal yang urus. Keperluan kita untuk tangan dan kaki tinggal diukur saja supaya cocok semua. Salam sama keluarga, sama orang tua. Terimakasih," ungkap Idrus.

Setelah mendengar cerita politikus Partai Golkar itu, Amin tidak hentinya mengucapkan terimakasih. Menurutnya, bantuan yang diberikan lebih dari yang Ia harapkan lewat surat yang ditulis tangan olehnya. "Terimakasih banyak pak. Salam kembali," ujar Amin.

Menurut Idrus tanpa diperintah Presiden Joko Widodo sekalipun, persoalan seperti itu merupakan tanggungjawabnya sebagai Menteri Sosial. "Semoga bantuan tersebut semakin membuat Amin bersemangat untuk bersekolah dan mengejar cita-citanya," kata Idrus.

Seperti diketahui, Video pelajar SD di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan yang meminta bantuan kaki palsu, viral dan sampai ke telinga Menteri Sosial Idrus Marham. Video berdurasi 00.59 detik tersebut diunggah oleh akun Instagram @bikinrame. Video tersebut juga disertai unggahan foto berisi surat tulisan tangan yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo.

Dalam surat tersebut tertera nama terang penulis yakni Muhammad Amin Syam. Ia mengaku bersekolah di Siswa Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hikma dan bertempat tinggal di Desa Tolada, Kecamatan Malangke, Luwu Utara. "Memohon kepada bapak Presiden untuk memberikan saya sebuah kaki palsu karena kaki palsu saya terbuat dari kayu dan sudah tidak bisa saya pake karena sudah pendek," tulis Amin.

"Tolong pak saya tidak minta sepeda, saya cuma minta kaki palsu agar saya bisa melanjutkan sekolah dan kelak bisa membahagiakan ibu saya," tambahnya.[okezone]

fokus berita : #Idrus Marham


Kategori Berita Golkar Lainnya