18 Juni 2019

Berita Golkar - Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi sasaran keluhan soal keterbukaan informasi dan minimnya sosialisasi terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA.

Seperti dikutip dari TribunJakarta.com, tidak sedikit wali murid yang mengeluhkan keterbatasan informasi yang bisa diakses.

Baca Juga: Andika Hazrumy Ungkap Dana Perimbangan Pusat Ke Banten Belum Ideal

Keluhan yang sama juga disampaikan awak media yang meliput hal PPDB ini. Setiap usaha menemui sang kepala KCD di kantornya selalu gagal, dari mulai rapat hingga tak ada di tempat.

Mendengar keluhan itu, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy langsung bernada tinggi.

Politikus partai Golkar itu berjanji akan memanggil kepala KCD itu.

"Nanti saya panggil dengan Pak Kadis, ya termasuk sosialisasi nanti saya panggil dengan pak kadis," ujar Andika Hazrumy selepas meninjau pelaksanaan PPDB di SMAN 2 Tangsel, Senin (18/6/2019).

Andika menegaskan bahwa tugas kepala KCD bertugas menghendel masalah pendidikan di wilayah kota kabupatennya masing-masing.

"Ya kan kepala cabang dinas, dalam mengurus persoalan pendidikan di wilayah provinsi, seperti dinas pendidikan tapi di setiap kabupaten kotanya, seperti pendelegasiannya," jelasnya.

Anak mantan Gubernur Banten periode 2007 - 2014, Ratu Atut Chosiyah itu, mengatakan akan memanggil dalam rangka mengonfirmasi keluhan dari masyarakat dan awak media.

"Apa aja? Tertutup, saya panggil nanti saya konfirmasi, bukan saya judge kepala KCDnya tapi saya konfirmasi apakah betul tak melayani masyarakat," jelasnya.

Baca Juga: Andika Hazrumy Bangga Kepercayaan Publik Pada Pemprov Banten Terus Meningkat

Saat Andika datang, kepala KCD itu sempat menyambut, namun setelah itu ia tak terlihat lagi.

"Tadi padahal ada, nanti saya panggil kepala KCD nya dengan pak kadis," ujar Andika sambil melongok mencari bawahannya itu. [tribunnews]

fokus berita : #Andika Hazrumy


Kategori Berita Golkar Lainnya