03 Juli 2019

Berita Golkar - Dalam Pemilu 2019 di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Partai Golkar memperoleh suara terbanyak keempat, yakni sebanyak 51.564 suara.

Otomatis partai berlogo Pohon Beringin tersebut, harus mendelegasikan calon terpilihnya untuk menjadi salah satu unsur pimpinan di DPRD. Dalam hal ini sebagai wakil ketua DPRD.

Jauhari Arifin, kader Golkar mengatakan, bahwa yang layak jadi ketua DPRD dari partai Golkar adalah Ady Kriesna.

Baca Juga: Inilah 13 Nama Caleg Golkar Yang Lolos Ke DPRD Jawa Timur

Selain karena perolehan suaranya paling banyak yakni 8.376 suara. Kriesna dianggap mampu menjalin komunikasi dengan partai lain, sehingga membawa Golkar di Kabupaten Bondowoso semakin baik.

“Saya bukan karena pribadi saya mendukung Ady Kriesna, tapi dari kemampuannya pak Ady Kriesna,” kata Ketua Bapilu partai Golkar tersebut.

Faktor lain, Kriesna memiliki akses pusat yan luar biasa. Tak kalah penting pada Pemilu kemarin, Kriesna jauh lebih diharapkan oleh masyarakat.

“Selama ini saya memang tidak satu paham dengan Ady Kriesna. Tapi melihat ke belakang. Seorang Ady Kriesna bisa mewarnai Golkar di Bondowoso,” terangnya.

Bahkan, kata dia, ada surat edaran dari DPP Golkar, bahwa suara terbanyak, didorong untuk menduduki porsi-porsi pimpinan di DPRD.

Menanggapi hal itu, Ketua DPD Partai Golkar Bondowoso, M Supriadi mengatakan, bahwa perolehan suara terbanyak itu bukan satu-satunya kriteria untuk menjadi unsur pimpinan di DPR.

“Suara terbanyak belum tentu jadi unsur pimpinan di DPRD. Kandidat itu pasti,” katanya saat dikonfirmasi TIMES Indonesia, Rabu (3/7/2019).

Menurutnya, selain pertimbangan suara, terdapat kriteria lainnya yang dipergunakan. Termasuk kriteria sebagai ketua DPD, pengurus harian, S1, pernah jadi DPR,

“Dasarnya rekapitulasi, Rapimnas dan perubahan sistem Pemilu,” sambung pria yang akrab dipanggil Pak Prik tersebut.

Dia juga membantah ada surat dari DPP yang mendorong, agar suara terbanyak untuk jadi unsur pimpinan di DPRD.

Namun demikian, kata dia, kalau ada kader Golkar menginginkan Ady Kriesna jadi wakil ketua DPRD, itu tidak masalah.

“Nanti kesimpulannya di forum pengambilan keputusan, yang dihadiri oleh DPD Provinsi,” terang dia.

Adapun tiga suara tertinggi Caleg Partai Golkar dalam pemilihan legislatif di Kabupaten Bondowoso. Pertama Ady Kriesna dengan perolehan 8.376 suara. Kemudian Kukuh Rahardjo 5.762. Posisi ketiga, ketua DPD Golkar, M Supriadi. yakni sebanyak 3.933 suara.  [timesindonesia]

fokus berita : #Ady Kriesna


Kategori Berita Golkar Lainnya