05 Juli 2019

Berita Golkar - Koordinator Golkar Milenial (GoMile) Kota Bekasi, Syahrul Ramadhan menegaskan Wakil Bupati Bekasi harus dari Kader Partai Golkar. "Harga mati harus dari kader Golkar. siapapun itu ya harus kader golkar. dari sekian nama yang daftar, ada beberapa kader Golkar potensial dan memiliki kapasitas menjadi wakil bupati," Katanya tanpa menyebutkan nama cawabup tersebut.

Sebanyak 18 nama yang mendaftar ke Partai Golkar Kabupaten Bekasi terdiri delapan orang kader internal, dua dari partai koalisi yaitu Nasdem dan Hanura, satu dari luar partai koalisi yaitu PPP. Sisanya dua orang merupakan aparatur sipil negara, dua orang mantan ASN, dan tiga dari masyarakat umum yaitu pengusaha, ulama, dan seorang kepala desa.

Baca juga: Diberi 10 Milenial, Bambang Soesatyo Siap Menangkan Golkar di Pemilu 2024

Syahrul menuturkan pasangan kepala daerah Kabupaten Bekasi harus dari kader internal. "Kemarinkan Neneng - Eka sama sama kader golkar. ya penggantinya harus jadi kader golkar juga. saya yakin para kader golkar yang mendaftar semua mampu mengemban amanah menjadi Wakil Bupati Bekasi," kata Ketua Gema Ormas MKGR Kota Bekasi itu.

Dirinya sangat menyayangkan jika nantinya Wakil Bupati yang dipilih dari luar kader Partai berlambang pohon beringin tersebut. "Partai Golkar punya banyak kader yang memiliki kapasitas. dan yang pasti paham bekasi," tegasnya.

Baca juga: Bambang Soesatyo Bakal Ubah Golkar Dari Partai Jadul Jadi Partai Kaum Milenial

Terkait mekanisme pemilihan wakil tersebut, Syahrul menjelaskan bahwa segala sesuatunya akan melalui proses panitia seleksi. Pada proses seleksi itulah dua nama akan muncul hasil rekomendasi DPP Partai Golkar.

"Ke dua orang calon wakil bupati itu nantinya akan diserahkan ke DPRD Kabupaten Bekasi untuk seleksi akhir dan menetapkan Wakil Bupati Bekasi," tuturnya. [kontributor Jabar]

fokus berita : #Syahrul Ramadhan


Kategori Berita Golkar Lainnya