13 Juli 2019

Berita Golkar - Mantan Ketua DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kabupaten Bekasi, Jemi Fitters angkat bicara soal tidak kunjung selesainya konsolidasi dan penetapan ketua DPD Partai Golkar yang baru untuk menggantikan Neneng Hasanah Yasin.

“Biang keladi ini adalah akibat kebijakan Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang sampai hari ini tidak kunjung melakukan konsolidasi Partai Golkar Kabupaten Bekasi,” katanya, Jumat (12/7/19).

Baca Juga: Wow! Dedi Mulyadi Klaim Dukungan Untuk Airlangga Sudah Tembus 468 Suara

Menurut Jemi, ketika Neneng Hasanah Yasin selaku Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi tengah berhalangan tetap, maka seharusnya dilakukan konsolidasi dalam bentuk Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub).

“Tetapi sampai hari ini Musdalub diulur-ulur terus, bahkan sudah dua kali Plt diturunkan. Ini partai (Golkar Kabupaten Bekasi) seperti dijadikan mainan dan diobok-obok. Semua kesalahan ini ada pada Dedi Mulyadi selaku Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Barat,” cetusnya.

Jemi juga menyinggung soal nasib 18 cawabup Bekasi yang sudah mendaftar ke panitia seleksi (Pansel) DPD Partai Golkar setempat lantaran tidak ada kejelasannya hingga saat ini.

“Saya sangat mengkhawatirkan hasil seleksi 18 cawabup, kemudian tiba-tiba dengan seenaknya saja DPD Golkar Jawa Barat sudah merekomendasikan seseorang. Saya mendengar ini (rekomendasi) sudah setingan, dan bahkan telah menjadi konsumsi publik,” kata mantan anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2009-2014.

“Sebetulnya ‘pengantin’ untuk pendamping Eka Supria Atmaja sudah ada,” Jemi Fitters, menambahkan.

Pendaftaran cawabup yang dibuka 17 Juni 2019 lalu, itu cuma dagelan. “Bukan saya saja, temen-temen PK juga sudah mencium aroma itu, dimana ketika itu Plt DPD Golkar Kabupaten Bekasi Yoyo Yahya hadir saat Akhmad Marjuki mendaftar sebagai cawabup,” ketusnya.

Baca Juga: PK Golkar se-Kota Cirebon Bantah Keluarkan Mosi Tak Percaya

Padahal, kata dia, di hari-hari sebelumnya banyak tokoh senior DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi datang mendaftar, namun Plt Yoyo Yahya tidak tampak sama sekali batang hidungnya.

“Ini menjadi tanda tanya semua orang, terutama kader Golkar Kabupaten Bekasi. Saya akan meminta kepada generasi muda Golkar (milenial) agar mendesak DPP Partai Golkar untuk menyelamatkan Golkar Kabupaten Bekasi,” tandasnya.

[telusur]

fokus berita : #Dedi Mulyadi


Kategori Berita Golkar Lainnya