31 Juli 2019

Berita Golkar - Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) mendatangi Menteri Sosial Agus Gumiwang di kantornya, Selasa (30/7) kemarin. KPPG datang bersama Dokter Romi Syofpa Ismael, seorang penyandang disabilitas yang digagalkan oleh Pemkab Solok Selatan menjadi PNS. KPPG mendorong agar kasus yang menimpa dokter Romi segera diselesaikan oleh pemerintah dan hak dia sebagai PNS bisa segera dikembalikan.

Baca Juga: Ini 4 Langkah Mensos Agus Gumiwang Antisipasi Ancaman Kekeringan

“Kami memfasilitasi audiensi Dokter Romi dengan Mensos tentu saja dalam rangka memperjuangkan keadilan bagi dia yang jelas mendapat perlakuan diskriminatif dari Pemkab Solok Selatan. Kami mendorong pada Menteri Sosial sebagai juga sesama kader Golkar agar dapat membantu sehingga kasus ini segera mendapat penyelesaian,” kata Wakil Ketua Umum KPPG Christina Aryani di Jakarta, Rabu (31/7).

Christina menjelaskan kejadian yang menimpa Dokter Romi menunjukkan adanya diskriminasi. , yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten yang justru menjadi pihak yang diamanatkan untuk mengimplementasikan ketentuan Undang Undang Penyandang Disabilitas.

“Kasus Romi ini juga kami harapkan menjadi pengingat sekaligus pelajaran bagi daerah-daerah lain untuk lebih memiliki kepekaan dan keberpihakan pada kelompok-kelompok disabilitas utamanya kaum perempuan yang selama ini masih menjadi korban perlakuan diskriminatif,” ungkap Christina yang hadir beraudiensi bersama dengan Bendahara Umum KPPG, Lindsey Afsari Puteri dan jajaran Divisi Advokasi KPPG.

Ia juga memberi apresiasi atas respons positif Mensos Agus Gumiwang dan berharap agar ke depan kasus seperti ini tidak terjadi lagi.

“KPPG berterima kasih atas respons positif dari Mensos yang segera menindaklanjuti upaya advokasi ini dan kami sama-sama berharap seperti juga harapan dokter Romi sendiri agar cita-cita dia menjadi PNS di Kabupaten Solok Selatan dapat terwujud,” pungkas Christina. [jpnn]

fokus berita : #Agus Gumiwang


Kategori Berita Golkar Lainnya