01 September 2017

Bantah Klaim GMPG, Idrus Marham Pastikan Habibie Tak Pernah Ultimatum Novanto

Berita Golkar - Sekjen Partai Golkar Idrus Marham membantah pernyataan salah satu pengurus Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) bahwa Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Bacharuddin Jusuf Habibie pernah memberikan peringatan kepada Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

Hal itu terkait penetapan ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. Idrus menegaskan, Habibie tidak pernah memberikan peringatan apa-apa. "Tidak ada. Ultimatum apa. Bukan wataknya Pak Habibie memberi ultimatum," kata Idrus di Gedung DPP Partai Golkar, Slipi, Jakara Barat, Kamis (31/8).

Dia menilai, sosok Habibie adalah tokoh yang sangat realistis dan sangat memahami bagaimana dinamika yang ada. Kemudian, kata dia, sebelumnya pimpinan DPP bersama Setya Novanto juga pernah bertemu.

Dalam pertemuan tersebut Habibie meminta Novanto meneruskan perjuangan dan menghormati proses hukum yang dijalani Setya Novanto.

"Dia bilang teruskan perjuangan. Kita menghargai proses hukum," pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, salah satu pengurus Gerakan Muda Partai Golkar ( GMPG) Mirwan Bz Vauly mengungkapkan, Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Bacharuddin Jusuf Habibie sudah memberikan ultimatum kepada Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

Ultimatum tersebut diberikan pasca-penetapan Setya Novanto sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.

Menurut Mirwan, Habibie meminta Setya Novanto segera melakukan konsolidasi dan perbaikan partai.

"Tadi Pak Habibie menyampaikan bahwa ternyata Beliau sudah mengultimatum Pak Setya Novanto agar segera melakukan konsolidasi perbaikan buat partai. Itu yang kami catat," ujar Mirwan, saat memberikan keterangan usai bertemu Habibie, di Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (28/8). [merdeka]

fokus berita : #Idrus Marham