01 November 2019

Berita Golkar - Dinamika politik di internal Partai Golkar kembali memanas. Tiba-tiba saja nama Bamsoet kembali digadang-gadang maju lagi dalam perebutan kursi ketua umum partai tersebut. Bamsoet bakal bertarung melawan Airlangga Hartarto yang kini menjabat sebagai Menko Perekonomian. Kader Golkar menyebut tidak ada yang bisa menghalangi Bamsoet ikut dalam bursa Caketum.

Politikus Golkar Robert J Kardinal mengatakan, tidak pernah ada statement bahwa Bamsoet yang juga Ketua MPR itu akan mundur dari pencalonannya setelah menduduki kursi Ketua MPR. “Coba di runut pernyataan-pernyataannya. Kan nggak pernah bilang mundur. Jadi, ya silahkan aja (maju Caketum),” katanya (1/10).

Baca Juga: Robert Kardinal Minta Pemekaran Papua Bukan Sekedar Ajang Bagi-Bagi Jabatan

Dia mengatakan, tidak pernah dan tidak ada deal-deal politik antara Bamsoet dan Airlangga. Baik sebelum pemilihan Ketua MPR maupun setelahnya. Pernyataan-pernyataan publik Bamsoet dan pendukungnya yang muncul sebelum persalinan pemilihan Ketua MPR hanyalah upaya meredam ketegangan.

“Pernyataan-pernyataannya kan hanya untuk collingdown. Supaya tensi politik mereda, suasana kondusif menjelang pelantikan presiden,” katanya.

Dia menegaskan, Partai Golkar adalah partai yang terbuka. Siapapun boleh dan menjadi ketua umum. Dia tidak ingin proses pemilihan Ketum dilakukan secara aklamasi. “Apalagi kalau mengarah ke aklamasi. Itu bukan ciri Partai Golkar. Jadi siapa saja bisa maju sebagai Caketum. Tidak ada yang bisa menekan atau melarang,” katanya. {indopolitika.com}

fokus berita : #Robert Kardinal #Bambang Soesatyo


Kategori Berita Golkar Lainnya