04 November 2019

Berita Golkar - Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco menanggapi positif wacana peningkatan kualitas sistem e-budgeting. Basri mendukung langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu.

"Kami dukung penuh. Memang kalau sistemnya sudah baik harus dipertahankan. Apalagi kalau memang bisa ditingkatkan. Kami rasa itu bukan hal sulit dengan anggaran DKI yang begitu luar biasa besar," kata Basri saat dihubungi, Minggu, 3 November 2019.

Basri menyebut peningkatan sistem e-budgeting harus beriringan dengan peningkatan transparansi anggaran. Ia menilai transparansi menjadi kekurangan di pemerintahan Anies Baswedan.

Baca Juga: Bamsoet Ungkap Airlangga Tak Rangkul Satupun Pendukungnya di Pimpinan AKD DPR

Hal itu jauh berbeda dengan pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama (BTP). Dana yang dianggarkan untuk kegiatan kelurahan dan kecamatan dipajang dengan jelas. Sehingga masyarakat bisa mengawasi penggunaan anggaran itu.

"Dua tahun terakhir itu nggak ada lagi. Jadi sistem bagus tanpa transparansi itu tidak baik. Tapi transparan tanpa sistem bagus juga kacau. Ini harus jalan bersama-sama. Jadi saya minta ketika ini disahkan moga-moga bisa berjalan lagi itu," jelas Basri.

Ia menyebut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu gagal membuat sistem penganggaran yang transparan. Apalagi, dua kepala suku dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengundurkan diri di tengah kisruh pembahasan anggaran.

Baca Juga: Legislator Golkar DPRD Makassar Ini Desak Pertamina Segera Atasi Kelangkaan Solar

"Ini pukulan berat. Ada dua orang sekaligus yang mundur dalam waktu yang hampir bersamaan di momentum yang kontroversial menandakan ada sesuatu yang tidak beres di jajaran pemerintahan Pak Anies. Ini harus segera diperbaiki," kata Basri. {www.medcom.id}

fokus berita : #Basri Baco


Kategori Berita Golkar Lainnya