09 November 2019

Berita Golkar - Pemerintah diharapkan memberikan dukungan penuh dalam bentuk regulasi, dengan mempermudah pemberian sertifikasi benih hasil kreativitas masyarakat serta petani. Hal itu juga sebagai bentuk kehadiran negara.

“Melindungi kreativitas masyarakat adalah menjadi kewajiban. Bagaimana kalau kreativitas masyarakat tidak dihargai dan tidak dilindungi tetapi, justru malah dituntut ditangkap dan dihukum,” kata anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo, Sabtu (9/11/2019).

Politikus Partai Golkar itu menilai, hasil kreativitas masyarakat petani tentang pengembangan varietas benih, lebih baik daripada benih subsidi dari pemerintah yang disalurkan dari BUMN. Menurutnya, inilah bentuk monopoli yang membuat sektor pertanian tidak maju.

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia Pastikan RUU Pertanahan Jadi 1 Dari 8 Prioritas di Prolegnas 2020

“Akan tetapi semakin mundur dan mafia benih ada dimana-mana. Aturan yang mempersempit dan menghimpit kreativitas masyarakat petani, harus kita ubah kalau kita mau maju,” ujarnya.

Sebelumnya, enam orang pemulia tanaman atau breeder menerima penghargaan atas hasil temuannya berupa varietas unggul, pada peringatan Hari Pangan Se-Dunia, di IPB International Convention Center (IICC), Bogor, beberapa waktu lalu.

Keenam pemulia tanaman di bidang pangan dan hortikultura tersebut yakni Yudhistira Nugraha dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi di Sukamandi, Subang, Jawa Barat. Dia menerima penghargaan pada kategori tanaman pangan padi, sebagai pengembang besar varietas Inpari.

Baca Juga: Majukan Industri Nasional. Agus Gumiwang Bakal Maksimalkan Produk Dalam Negeri

Menginspirasi

Kemudian, petani dari Asosiasi Bank Benih Tani Indonesia Darmin  yang berpendidikan hanya sekolah dasar. Akan tetapi, dia mampu menginspirasi dengan memberikan dampak sosial, memberdayakan komunitas petani dan masyarakat pendidikan non-formal.

DIa menerima penghargaan pada kategori tanaman pangan padi. Sementara itu, Prof Dr Suwarto MS, peneliti, dosen dan Rektor Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, menerima penghargaan pada kategori tanaman pangan padi dan kedelai.

Dia dinilai memiliki dedikasi penuh, memberikan perhatian dan energi kepada pemuliaan tanaman saat menjadi Rektor Unsoed. Sementara, Sumanah, alumni STM Pertanian Temanggung Jawa Tengah, menerima penghargaan dibidang hortikultura ragam tanaman dan OP.

Baca Juga: Fokus Benahi Ekonomi, INDEF Sarankan Airlangga Tak Rangkap Jabatan Jadi Ketum Golkar

Sumanah yang pernah bekerja di Kampus Ewindo di Purwakarta ini mampu menginspirasi kaum perempuan dengan menciptakan lapangan pekerjaan. Adapun peneliti dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika Pasuruan Rebin, menerima penghargaan di bidang hortikultura tanaman tahunan mangga.

Kemudian, pemulia tanaman dari PT Ewindo  Fatkhu Rohman MS, menerima penghargaan pada bidang hortikultura ragam tanaman dan hibrida. Dia dinilai menginspirasi, karena memberikan dampak sosial tinggi, memberikan manfaat kepada petani, komersial, dan adaptasi tinggi. {www.realitarakyat.com}

fokus berita : #Firman Soebagyo


Kategori Berita Golkar Lainnya