11 September 2017

Berang Dengan Provokasi GMPG, Azis Samual Bakal Labrak dan Tuntut Ahmad Doli

Berita Golkar - Pegiat Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) Ahmad Doli Kurnia harus berpikir panjang jika ingin membawa nama partai Golkar dalam kegiatannya. Pasalnya, politikus Partai Golkar, Aziz Samual sudah memberikan peringatan terakhir kepada Doli.

Pria asal Ambon itu berang dengan sikap Doli yang terus berbicara dengan mengatasnamakan partai berlambang pohon beringin hitam tersebut. Bagi Azis yang juga Ketua Dewan Penasihat AMPG, setiap Doli berbicara baik di media atau di depan masyarakat, selalu menyerang partai yang membesarkannya.

Tindakan yang dilakukan Doli, lanjut Aziz, sama saja merusak Partai Golkar ke depannya. Sebelummya Doli mengatakan kepada media, bahwa Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi yang dibentuk DPR bukan untuk menguatkan KPK, tapi untuk melindungi Ketua Umum Golkar, Setya Novanto.

Menurut Aziz, pernyataan itu tidak pantas diucapkan Doli. "Karena Setya Novanto itu sebagai marwah partai. Jadi kalau Dia sayang sama Golkar tolong jangan banyak bicara, Golkar itu sekarang partai paling solid," tegas Aziz, Senin (11/9).

Apalagi lanjut Aziz menambahkan bahwa Doli juga sudah dipecat dari Partai Golkar beberapa waktu lalu. Maka haram bagi Doli untuk berbicara dengan membawa nama Partai Golkar.

Di samping itu, Aziz juga mengingatkan agar GMPG adalah organisasi liar dan tidak masuk dalam AD/ART Partai Golkar. Oleh karena itu, Doli diharamkan membawa organisasi liar masuk ke ranah partai. "Organisasi anda kan organisasi liar, jangan bawa masuk ke dalam Golkar," pintanya.

Selain itu, Aziz juga diharapkan untuk tidak terus menerus memprovokasi Partai Golkar yang sudah solid. Seharusnya, lanjut Aziz, Doli dapat berkaca pada kasus yang pernah menimpa mantan Ketua Umum Golkar, Akbar Tanjung, yang masih kerabatnya.

Saat itu, meski Akbar Tanjung sempat dipenjara tapi para kader partai tidak banyak bicara dan tetap mendukungnya untuk menyelesaikan kasusnya.

Oleh karena itu, Aziz memberikan peringatan keras kepada Doli agar berhenti memprovokasi Partai Golkar. "Ini peringatan pertama dan terakhir kali bilamana dia (Doli) masih seperti itu juga saya tidak segan-segan, saya pimpin anak-anak untuk labrak dia, karena kami semua sayang dengan Partai Golkar," kata Aziz dengan tegas.

Pengamat Politik, Maksimus Ramses menilai sikap Doli yang menyerang dan membawa nama Partai Golkar tidak etis. Sebab, dengan status Doli sudah resmi dipecat oleh partai, maka dia tidak benar menyatakan pernyataan politik dengan membawa organisasi dengan nama partai yang memecatnya.

"Terlepas dari persoalan internal aspek pemecatannya itu soal lain tapi dari segi organisasi memang itu tidak boleh," jelas Ramses. [jpnn]

fokus berita : #Azis Samual