12 Desember 2019

Berita Golkar - Kalangan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barito Selatan minta agar di tahun 2020,  pemerintah daerah setempat harus membuka diri dan menerima setiap bentuk investasi yang masuk ke Barsel.

“Dengan masuknya investasi, pemerintah harus bisa memperjuangkan agar masyarakat tidak hanya jadi penonton saja,” kata anggota DPRD Barsel dari Komisi II, Hj Nyimas Artika SE, Rabu (11/12).

Menurut Nyimas Artika, kehadiran investor memang diperlukan agar dapat mempercepat proses pembangunan. “Oleh sebab itu dengan kehadiran investor dapat dipastikan secara nyata memberikan kesempatan lapangan kerja, serta dapat memberikan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Barito Selatan,” tegasnya.

Baca Juga: Tentukan Cabup-Cawabup, Golkar Lebong Siapkan 10 Lembaga Survei

Politisi Partai Golkar itu juga berharap, harus ada komunikasi yang baik antara investor, pemerintah dan masyarakat. Apabila hal tersebut terjalin dengan baik, maka dapat meminimisir berbagai permasalahan yang akan timbul di kemudian hari.

Terkait upah bagi karyawan, menurut dia,  hendaknya perusahaan juga diminta menerapkan upah minimum yang ditetapkan pemerintah di tahun 2020. Dalam pengawasannya, eksekutif melalui instansi teknis yang menaungi hal ini harus proaktif menyikapi dengan cara pemantauan langsung ke lapangan, atau menyerap aspirasi yang disampaikan kalangan pekerja. {kaltengpos.co}

fokus berita : #Nyimas Artika,


Kategori Berita Golkar Lainnya