12 Desember 2019

Berita Golkar - Ketua Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) H. Ali Basrah. S. Pd. MM meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan Pemerintah Provinsi Aceh segera membenahi wilayah yang terdampak banjir dan kekeringan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Lawe Kinge Aceh Tenggara.

Menurut Ali Basrah, bahwa penyebab kekeringan dan banjir di aliran sungai Lawe Kinge Aceh Tenggara akibat maraknya penebangan hutan, sehingga mengakibatkan kekeringan pada saat kemarau dan banjir pada musim penghujan.

Baca Juga: Hendra Budian Dukung Rencana Pemerintah Aceh Beli 4 Pesawat N219 Dari PTDI

“Kami minta ada perhatian khusus dari pemerintah untuk menangani persoalan banjir ini," kata Ali Basrah, pada Rabu, (11/12/2019).

Akibat tidak ditangani secara serius, kata dia, hampir tiap tahun saat musim hujan membuat petaka bagi warga setempat. Selain merendam pemukiman warga, banjir juga mengakibatkan petani gagal panen. "Bahkan banyak lahan pertanian warga yang hanyut," katanya.

Atas kondisi tersebut, Ali Basrah meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan Pemerintah Provinsi Aceh untuk serius menangani kondisi dan faktor penyebab bencana tersebut.

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia Sebut Golkar Kaji Sistem Proporsional Tertutup Di Revisi UU Pemilu

"Melalui lembaga dewan, kita juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk dapat menindak tegas terhadap pelaku Ilegal logging tanpa pandang bulu," tegas Ali Basrah. 

Hal senada juga diungkapkan aktivis peduli lingkungan Aceh Tenggara, Yashut. Menurutnya, ilegal logging adalah faktor penyebab kekeringan dan banjir di aliran sungai Lawe Kinge Aceh Tenggara. "Kita berharap aparat penegak kukum untuk bertindak tegas," pintanya. {metropolis.id

fokus berita : #Ali Basrah


Kategori Berita Golkar Lainnya