20 Desember 2019

Berita Golkar - Anggota DPR RI, Mujib Rohma mengatakan agama dan negara merupakan satu kesatuan. Pernyataan ini disampaikan pada melakukan sosialisasi empat pilar MPR RI di Kompleks Pondok Pesantren Bina Insani, Jl. Ketapang Susukan, Kabupaten Semarang, belum lama ini.

Anggota Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan agama dan negara adalah dua kesatuan yang saling menopang dan menguatkan. “Hubungan antara agama dan negara bagaikan dua sisi mata uang dan saling mengisi dan saling menguatkan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa hubungan baik antara kedua elemen tersebut harus sesantiasa terjaga agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga. Mujib mengatakan bahwa santri memiliki peran dalam perang kemerdekaan untuk membentuk negara Indonesia sangat besar.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Ajak Internasional Desak Cina Izinkan Badan Independen Cari Fakta Terkait Uighur

Banyak santri dan kyai pondok pesantren dulu berjuang secara gerilya melawan penjajahan dunia dalam rangka memperjuangankan dan mempertahankan kemerdekaan Bangsa Indonesia. Hadir dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar tersebut, pengasuh Pondok Pesantren Bina Insani. tokoh agama dan ratusan santri Pondok Pesantren Bina Insani.

Menurut Mujib, pemahaman bahwa agama dan negara adalah suatu kesatuan yang utuh perlu ditanamkan ke segenap santri, sehingga akan menjadi benteng para santri yang merupakan generasi muda bangsa dari paham-paham radikal yang ingin membenturkan agama dan negara.

“Santri penting untuk diberi pemahaman bahwa, salah satu pembentuk bangsa ini adalah santri dan ulama yang merupakan kaum agama. Di era kemerdekaan, kaum agama bahu membahu dengan elemen bangsa yang lain mempertahankan kemerdekaan Indonesia”, lanjut Mujib.

Baca Juga: Majukan Pendidikan Lokal, Michaela Paruntu Siap Bangun Perguruan Tinggi di Minsel

Sosialisasi Empat Pilar yang dilaksanakan oleh MPR RI bertujuan untuk mengingatkan kembali akan konsensus kebangsaan Indonesia yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika kepada kalangan santri.

Mujib Rohmat berharap, para santri memiliki pemahaman bahwa agama dan kebangsaan adalah satu kesatuan agar bisa ikut menjaga kelangsungan hidup bangsa ini sekaligus berkontribusi dalam kemajuan bangsa ini.

“Santri adalah salah satu pemilik saham dalam pembentukan negeri ini. Sudah seharusnya santri juga menjaga kelangsungan negeri ini dan berkontribusi dalam kemajuan dan kebesaran bangsa ini”, tutup Mujib Rohmat. {zonanusantara.com}

fokus berita : #Mujib Rohmat


Kategori Berita Golkar Lainnya