23 Januari 2020

Gusrizal Bantah Pernah Minta Proyek Ke Zumi Zola

Berita Golkar - Gusrizal, terdakwa kasus suap ketuk palu pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2017-2018 membantah keterangan Zumi Zola saat persidangan. Peryataan ini disampaikan Gusrizal saat sidang di Pengadilan Tipikor Jambi, Kamis (23/1/2020).

Mantan legislatif Fraksi Golkar DPRD Provinsi Jambi ini menyebut dirinya tak pernah ikut pertemuan di rumah dinas. Sebelumnya, di persidangan, Zumi Zola menyebut dirinya pernah ditemui Sufardi Nurzain dan Gusrizal di rumah dinas setelah sidang ketok palu tahun 2017.

"Lupa waktunya, tapi pernah sekali Sufardi sama Gusrizal ke rumah dinas. Sufardi bilang minta proyek," kata Zumi Zola.

"Karena bercanda saya cuma tanggapi dengan ketawa-ketawa, tidak dikasih, Yang Mulia," sambung Zumi Zola.

Baca Juga: Ahmad Doli Kurnia Ungkap Golkar Ingin Raih Kemenangan Sejati di Pilkada 2020, Ini Maksudnya

Namun keterangan itu dibantah Gusrizal. Dia mengatakan tak pernah bertemu dengan Zumi Zola, apalagi ikut meminta proyek. "Saya tidak pernah ikut ketemu dengan Pak Gubernur pada waktu itu, Yang Mulia," katanya.

Bantahan ini juga didukung oleh keterangan terdakwa Sufardi di hadapan majelis hakim. "Benar waktu itu Pak Gusrizal tidak ikut. Cuma saya sendiri, itu pun saya sampaikan cuma bercanda-bercanda saja," kata Sufadi.

Pada persidangan Kamis siang, Zumi Zola hadir sebagai saksi bersama tiga saksi lainnya, yakni Supriyono mantan anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi PAN yang saat ini berstatus sebagai terpidana.

Baca Juga: Pahami Kejahatan Korporasi, Bamsoet Minta Penegak Hukum Tingkatkan Kompetensi

Ada juga Joe Fandy Yoesman alias Asiang dan Erwan Malik, mantan Plt Sekda Provinsi Jambi yang juga berstatus terpidana pada kasus suap ketuk palu pengesahan RAPBD Provinsi tahun 2018. {jambi.tribunnews.com}

fokus berita : #Gusrizal #Zumi Zola