27 Januari 2020

Berita Golkar - Anggota Badan Legislasi DPR Firman Soebagyo mengatakan DPR akan mendiskusikan terkait Omnibus Law yang dinilai masih tumpang tindih. Politikus Partai Golkar itu menilai antara Pengusaha, Buruh, dan Pemerintah itu saling membutuhkan.

"Mustahil buruh atau karyawan bisa bekerja kalo tidak ada perusahaan. Perusahaan juga tidak akan produktif jika tidak ada pekerja," ucapnya saat diskusi bertemakan Omnibus Law Bikin Galau? di Upnormal Coffee, Jalan K.H. Wahid Hasyim, Jakarta, Minggu, (26/01/2020).

Menurut Firman Soebagyo Omnibus Law adalah sebuah terobosan yang baru. Ia menilai Omnibus Law ada untuk menyiasati dan menyelesaikan berbagai persoalan regulasi yang tumpang tindih dan sulit dilaksanakan.

Baca Juga: Firman Soebagyo Optimis Omnibus Law Rampung Sebelum 100 Hari Periode Kedua Jokowi

Oleh karena itu ia menegaskan bahwa DPR akan sangat terbuka. "Kita akan selalu terbuka dan akan melakukan diskusi. Kita berharap pemerintah juga demikian (melakukan diskusi)," ucapnya.

Menurutnya melalui diskusi akan mendapatkan kesepakatan mengenai hal yang terbaik bagi bangsa. Dirinya mengatakan di dalam sebuah regulasi kami (DPR) sepakat harus ada definisi-definisi yang jelas jelas.

Selain itu, ia menilai selama ini usaha kecil dan menengah (UKM) belum dapat tempat yang layak. Ia mengaku sudah lama memantau pelaku UKM. {video.tribunnews}

fokus berita : #Firman Soebagyo


Kategori Berita Golkar Lainnya