04 Februari 2020

Berita Golkar - Ketua MPR Bambang Soesatyo mendukung gagasan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin agar berbagai desa bisa memaksimalkan penggunaan dana desa untuk mewujudkan Desa Wisata Agro (DEWA), Desa Wisata Industri (DEWI), dan Desa Digital (DEDI).

Dalam APBN 2020, pemerintah sudah mengalokasikan total dana desa mencapai Rp 72 triliun untuk disalurkan ke 74.950 desa. Alokasi tersebut meningkat dari Rp 20,8 triliun pada pertama kali dikucurkan di 2015, hingga tahun 2019 lalu dengan alokasi mencapai Rp 69,8 triliun.

"Pengucuran dana desa sejak tahun 2015 terbukti mampu meningkatkan kondisi berbagai desa. Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah tertinggal (PDDT) mencatat hingga akhir 2018, jumlah Desa Mandiri sudah mencapai 7,55 persen," ujar politisi yang akrab disapa Bamsoet ini di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (4/2).

Baca Juga: Gandeng OSIS, Cara Unik MPR Sosialisasikan 4 Pilar Untuk Kaum Milenial

"Meningkat dari 2.894 desa pada tahun 2014 menjadi 5.559 pada tahun 2018. Sedangkan Desa tertinggal menurun dari 26,81 persen atau sekitar 19.750 desa pada 2014 menjadi 17,96 persen atau sekitar 13.232 desa pada 2018. Melalui DEWA, DEWI, dan DEDI yang digagas Wapres KH Maruf Amin, diharapkan bisa membuat perekonomian di desa menjadi lebih menggeliat lagi," tambahnya.

Wakil Ketua Umum SOKSI ini menjelaskan, selain bersilaturahim membahas berbagai masalah ekonomi kebangsaan, DEPINAS SOKSI juga melaporkan kepada Wapres terkait persiapan Dewan Pimpinan Nasional SOKSI menyelenggarakan Musyawarah Nasional ke-XI di Bali, pertengahan April 2020.

Sekaligus penegasan bahwa sebagai organisasi pendiri Partai Golkar, SOKSI tetap berkomitmen mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf menuntaskan amanahnya hingga 2024.     

Baca Juga: Disambangi SOKSI, Wapres Ma'ruf Amin Diskusikan Pembangunan Desa Mandiri

"Alhamdulilah Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menyatakan akan hadir dalam Munas SOKSI ke-XI di Bali, sebagai wujud apresiasi dan dukungan Wapres terhadap perjuangan SOKSI dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat," sebut Bamsoet. 

"Sekaligus Wapres menitipkan amanah agar SOKSI bisa terus menjadi penggerak menyukseskan program ekonomi pembangunan dan sumber daya manusia yang sedang digalakan pemerintah," ucap Bamsoet.        

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, Wapres juga mengajak SOKSI ikut serta menjaga stabilitas politik nasional menjelang Pilkada Serentak 2020 yang digelar di 270 daerah pada 23 September 2020.

Baca Juga: Firman Soebagyo Dukung Siti Nurbaya Setop Kerjasama KLH Dengan WWF Indonesia

Wapres juga mendorong agar SOKSI, sebagai salah satu organisasi pekerja tertua di Indonesia yang didirikan pada 20 Mei 1960 oleh almarhum Soehardiman, ikut andil dalam pembangunan ekonomi pedesaan. Kader SOKSI yang tersebar hingga berbagai pelosok desa merupakan modal dan kekuatan sosial bagi SOKSI mewujudkan DEWA, DEWI, dan DEDI.

"Sebelum Wapres mengajak, SOKSI sudah terlebih dahulu berinisitaif mewujudkan gagasan Desa Wisata Agro (DEWA) di Jembrana, Bali. Memanfaatkan lahan sekitar 100 hektar, diharapkan bisa menjadi pilot project bagi berbagai desa lainnya yang ingin mengembangkan DEWA, DEWI, maupun DEDI," jelas Bamsoet. 

"Jika sudah siap berproduksi, SOKSI mengundang Wapres KH Maruf Amin meresmikan DEWA di Jembrana tersebut. Wapres juga menyatakan ketertarikan dan kesediannya," pungkas Bamsoet. {rmco.id}

fokus berita : #Bambang Soesatyo #Ma'ruf Amin


Kategori Berita Golkar Lainnya