08 Februari 2020

Berita Golkar - Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan menyiapkan lahan seluas 35 hektar di Desa Toman dan Desa Persiapan Toman Baru Kecamatan Babat Toman untuk merintis komoditas gambir. Selain hulu, pengembangan juga dilakukan dengan hilirisasi dengan membangun rumah produksi gambir.

Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex mengatakan, rumah produksi ini juga digenjot sektor produk turunan gambir berupa kain jumputan asli Muba atau Jumputan Gambo Muba yang diinisiasi Ketua KPP Thia Yufada yang kini sudah masuk pasar internasional.

“Pemkab Muba akan menjaga keberlangsungan dan pasokan tanaman Gambir dengan target 200 hektar pada tahun 2023 mendatang,” kata Dodi di Lahan Penanaman Perdana Gambir Desa Persiapan Toman Baru.

Baca Juga: Bamsoet Ingin Danau Toba Jadi Destinasi Pariwisata Dunia

Camat Babat Toman Aswin mengatakan penanaman pohon Gambir seluas 35 hektar pada tahun 2020 ini sebanyak 10 hektarnya adalah CSR dari PT ConocoPhillips. Saat ini total lahan Gambir di Kecamatan Babat Toman seluas 66 hektar, dari jumlah ini 31 hektar adalah milik masyarakat yang telah produksi.

Aswin bilang, upaya ini tidak terlepas dari peran Pemkab Muba terutama TP PKK Muba dan perangkat daerah terkait yang sangat mendukung dan memperkenalkan Gambo Muba ke dunia luar sehingga menjadi salah satu andalan Kabupaten Muba yang bahkan memawaki Sumsel di kancah Nasional. {kumparan.com}

fokus berita : #Dodi Reza


Kategori Berita Golkar Lainnya