13 Februari 2020

Berita Golkar - Jelang Musda, berikut peta pemegang hak suara Partai Golkar Kaltim. Pekan pertama Maret 2020 mendatang, Partai Golongan Karya Kalimantan Timur akan menggelar musyawarah daerah (Musda). Salah satu syarat untuk bisa menjadi ketua ialah mendapatkan dukungan minimal 30 persen dari jumlah pemegang hak suara.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Steering Committee (SC) Musda Golkar Kaltim Muhammad Fathurrazi, usai menggelar rapat di Kantor Partai Golkar Kaltim, Rabu (12/2/2020). "Ada 16 pemegang hak suara," kata Fathur.

Baca Juga: Musda Golkar NTB, Ahyar Abduh Siap Tantang Suhaili FT

Berikut rincian pemegang hak suara Musda Partai Golkar Kaltim, Maret 2020 mendatang:

1. 1 suara DPP Partai Golkar

2. 1 suara DPD I Golkar Kaltim

3. 10 suara, masing-masing DPD II kabupaten/kota memiliki 1 suara

4. 1 suara Organisasi pendiri secara kolektif (Kosgoro 1957, MKGR, dan Soksi)

5. 1 suara Organisasi yang didirikan secara kolektif ( Al Hidayah, AMPI, Satkar Ulama, dan MDI).

6. 1 suara Dewan Pertimbangan (Wantim)

7. 1 suara sayap partai secara kolektif (AMPG dan KPPG)

Baca Juga: Rusak Nama Baik dan Elektabilitas Partai, Soleman Dimara Minta Ketua Golkar Raja Ampat Diganti

"Yang memiliki satu suara secara kolektif, harus berembuk untuk memutuskan salah pilihan," kata Fathur.

Sementara itu, Partai Golkar Kalimantan Timur ( Kaltim ) akan menggelar musyawarah daerah ( Musda ). Steering Committee ( SC ) dan Organizing Committee ( OC ) telah dibentuk, Musda akan digelar pada pekan pertama Maret 2020.

"Mengacu hasil Munas (musyawarah nasional) awal Desember lalu. Seluruh DPD I harus menggelar Musda paling lambat 3 bulan setelah Munas," kata Sekretaris SC Muhammad Fathurrazi, usai menggelar rapat SC Musda di Kantor Partai Golkar Kaltim, Jalan Mulawarman, Kota Samarinda, Rabu (12/2/2020).

Baca Juga: Jelang Pilkada Serentak 2020, Samsir Pohan Minta Masyarakat Sumut Hindari Gesekan

"Kami mengacu AD-ART (Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga) dan Jutlak (petunjuk pelaksana) 05 tentang perubahan Jutlak nomor 4 tentang pelaksanaan musda," ungkap Fathur.

Wakil Sekretaris DPD I Partai Golkar Kaltim tersebut menegaskan, pihaknya akan mengacu dua pedoman tersebut untuk memastikan Musda berjalan sebagaimana mestinya. "Rencana digelar dua hari, kemungkinan antara tanggal 1 sampai 3, paling lambat tanggal 5 Maret," jelasnya.

Selain rapat SC, Kamis (13/2/2020) sore juga akan digelar rapat OC untuk membahas teknis persiapan Musda Partai Golkar Kaltim. Sementara itu, SC Musda Partai Golkar Kaltim akan kembali menggelar rapat pada pekan depan berikutnya. {kaltim.tribunnews.com}

fokus berita : #Muhammad Fathurrazi


Kategori Berita Golkar Lainnya