20 Februari 2020

Musda Golkar Kalbar, Ria Norsan Siap Jadi Ketua Lagi Bila Direstui DPP

Berita Golkar - Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar, Ria Norsan akhirnya buka suara perihal peluang dirinya untuk kembali menjadi Ketua DPD Partai Golkar untuk periode kedua yakni tahun 2020-2025.

Hal ini diungkapkannya saat ditemui usai ramah tamah dengan jajaran pimpinan daerah se-Kalimantan di Pendopo Gubernur Kalbar Selasa malam. Untuk diketahui, DPD Partai Golkar Kalbar sendiri akan menggelar Musda yang dijadwalkan antara 28 Februari-1 Maret 2020.

"Kita upayakan Musda ini tidak ada keributan-keributan, mudah-mudahan bisa berjalan dengan musyawarah mufakat," kata Norsan.

Baca Juga: Agung Laksono Minta Kosgoro 1957 Sumut Menangkan Musa Rajekshah di Musda Golkar

Ia pun tak mempermasalahkan jika memang ada generasi muda yang akan menggantikannya. "Sayakan sudah menjabat kurang lebih satu periode, saya kira memberikan kesempatan kepada anak-anak muda kita yang mempunyai prestasi silahkan kalau memang mau mengurus Golkar saya dukung," tuturnya.

Namun menurut Norsan, terkait pemilihan Ketua DPD nanti, tentu juga akan ditentukan oleh DPP. "Tinggal tergantung DPP, kalau memang DPP masih mau menginginkan saya, saya juga siap, sebagai kader kita tidak boleh nolak," jelasnya.

Mantan Bupati Mempawah dua periode ini pun menerangkan jika ia juga tidak terlalu bermanuver terkait pencalonan ini.

"Kalau saya adem-adem saja gitulah, saya ikuti saja, yang penting DPP, jika DPP memang masih membutuhkan saya, kalau ndak ya saya siap di Dewan Pertimbangan atau apa, tidak masalah, yang penting kita doakan sajalah," paparnya.

Baca Juga: Roem Kono Sebut Hanya Rusli Habibie Yang Layak Pimpin Golkar Gorontalo Tiga Periode

Lebih lanjut, jika pun kembali dipercaya, Norsan memastikan akan merangkul seluruh elemen Golkar. "Harus, itu aset kita," kata Wagub Kalbar ini. 

Sementara itu Pengamat Politik FISIP Untan, Dr. Erdi, M.Si mengingatkan agar pelaksanaan Musda Partai Golkar dapat memberikan pelajaran politik kepada masyarakat dengan tidak terjadi konflik dan berpolitik secara dewasa.

Berikut penuturannya.

Pertama, kita tentu berharap Musda Golkar Kalbar dapat berjalan dengan kondusif dan tidak berkonflik sampai lempar-lempar kursi, tunjukkanlah partai ini partai tua walaupun didalamnya muda-muda namun berjiwa matang berpolitik.

Baca Juga: Jelang Musda Golkar Kaltim, AMPG Dukung Kader Berprestasi Dipercaya Pimpin Partai

Apa yang disampaikan beberapa DPD tingkat II Golkar, memang diera Ria Norsan Golkar mengalami peningkatan, meraih Wagub, merupakan prestasi politik yang lumayan. Tentu Ria Norsan akan lebih kuat pengaruhnya terhadap DPD Kabupaten Kota, sehingga untuk tergusur oleh figur baru akan sulit.

Apalagi, Ria Norsan masih kuat dalam pemerintahan, sehingga menjadi faktor penting dan penentu dalam bursa Ketua DPD.

Golkar ini saya lihat dari perjalanannya dipimpin Ria Norsan memang ada kecendrungan membangun politik dinasti, mungkin ini menjadi bahan negosiasi dari DPD Kabupaten Kota untuk mencoba menghilangkan itu.

Baca Juga: SOKSI Putuskan Dukung Yasir Ridho Lubis di Musda Golkar Sumut

Sehingga menjadi tantangan Ria Norsan untuk meyakinkan pengurus ditingkat DPD Kabupaten Kota bahwa dirinya tidak seperti itu. Network ke pusat yang dilakukan Ria Norsan juga cukup baik selama ini, dan paling penting bagi pusat bahwa daerah patuh terhadap kebijakan partai.

Saya pikir, jelang musda ini tentu ada suara-suara pembaharuan segala macam, memang ada fluktuatif tapi dalam kesolidan. Mungkin strategi ini harus dibaca oleh figur calon ketua DPD yang akan muncul selain Ria Norsan, namun ini dalam konteks kedinamisan yang masih patuh.

Intinya jangan sampai ada konflik, tunjukan pada publik bahwa Partai Golkar partai tua walau didalamnya muda-muda, namun cara politiknya sudah dewasa. {pontianak.tribunnews.com}

fokus berita : #Ria Norsan