20 Februari 2020

Berita Golkar - AMPI dukung Makmur HAPK di Musda Golkar Kaltim, sebut kalau ada kader tulen mengapa harus diskresi. Angkatan Muda Perubahan Indonesia ( AMPI ) Kaltim, organisasi yang berafiliasi ke partai Golkar ingin mengambil peran jelang Musyawarah Daerah awal Maret mendatang.

"Sikap kami jelas, menginginkan (Ketua Golkar Kaltim mendatang) harus kader. Kalau ada kader, mengapa harus diskresi," kata Sekretaris AMPI Kaltim Alauddin, kepada sejumlah awak media, di Samarinda, Kamis (20/2/2020).

Sebagai informasi, AMPI merupakan bagian dari organisasi yang didirikan Partai Golkar Kaltim dan memiliki satu suara kolektif bersama Al Hidaya, Satkar Ulama, MDI, dan HWK.

Baca Juga: Roem Kono Sebut Hanya Rusli Habibie Yang Layak Pimpin Golkar Gorontalo Tiga Periode

AMPI merupakan ketua kelas dari organisasi yang didirikan Golkar Kaltim, untuk mengkoordinir organisasi lainnya menuju mufakat satu suara kolektif pada saat Musda Golkar Kaltim, awal Maret. Penegasan terkait kader Golkar harus memimpin bukan tanpa alasan. Sebab, saat ini, santer beredar sejumlah kandidat unggulan Ketua DPD I Golkar Kaltim menjelang Musda.

Pertama, Makmur HAPK, Ketua Harian Golkar Kaltim sekaligus Ketua DPRD Kaltim. Lalu ada Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Rudi Masud. Bahkan, Isran Noor juga diyakini bakal meramaikan pemilihan ketua saat Musda digelar nantinya.

"Ketika beliau (Isran Noor) ingin jadi ketua Golkar. Partai golkar tidak pernah mengatakan tidak, tetapi kan ada proses konstitusional yang harus dilalui. Diskresi itu hanya mengantarkan pencalonan saja. Kalau soal terpilih, yah itu nanti dulu. AMPI juga punya suara," ungkap Sekjen AMPI Kaltim.

Baca Juga: Jelang Musda Golkar Kaltim, AMPG Dukung Kader Berprestasi Dipercaya Pimpin Partai

Sebagai organisasi tua, AMPI ingin menjaga tradisi Golkar sebagai partai kader. Salah satunya dengan cara mendukung kader menjadi ketua melalui musda. "Secara AD/ART Golkar menjaga ruh kaderisasi partai. Mereka bertiga adalah pejabat negara, semua punya potensi, tapi mana yang kader tulen," pungkasnya.

Namun, AMPI Kaltim menegaskan tetap akan patuh terhadap keputusan partai. Termasuk jika ada diskresi diberikan kepada kandidat. Sebab, bagi calon yang tidak memenuhi syarat, dapar maju ke tahap pencalonan jika mendapat diskresi dari Ketua DPP Golkar Airlangga Hartarto.

"Kalau dinamika politik ( Musda Golkar Kaltim ) berjalan diluar dugaan. Misal ada orang luar (mendapatkan diskresi) yang masuk (pencalonan ketua), kami tidak melarang," kata Alauddin.

Baca Juga: Kosgoro 1957 Putuskan Dukung Juliyatmono di Musda Golkar Jateng

Menyayangkan Klaim Berlebihan

AMPI, kata Alauddin memaklumi adanya klaim dalam politik. Namun dirinya menyayangkan klaim berlebihan. Yang AMPI maksud adalah, adanya pihak yang mengklaim pemegang suara Musda telah bulat mendukung Makmur HAPK. Lalu pihak tersebut mengklaim, Makmur mengalihkan dukungan ke Isran Noor.

"Dalam politik klaim boleh, tapi jangan berlebihan. Dukungan lisan diberikan itu lumrah, tapi secara legal formal kan melalui dukungan tertulis," ungkapnya. {kaltim.tribunnews.com}

fokus berita : #Makmur HAPK #Alauddin


Kategori Berita Golkar Lainnya