11 Maret 2020

Melki Laka Lena Nilai Sangat Wajar Golkar Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres 2024

Berita Golkar - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto didorong jadi calon presiden pada Pilpres 2024 nanti. Partai Golkar dikabarkan akan mengusung Airlangga Hartarto untuk maju mencalonkan diri menjadi Presiden RI pada Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Rizal Mallarangeng dalam sambutannya pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) X Golkar di Jayapura, Senin (9/3) lalu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Partai Golkar NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan bahwa wacana ini memang sudah santer dibicarakan di berbagai daerah. Namun demikian, usulan ini akan dibicarakan lebih lanjut di rapat pimpinan nasional (rapimnas) ataupun rapat internal partai.

Baca Juga: Mukhtarudin Dukung Upaya Kemenperin Tingkatkan SDM Pelaku UMKM Di Kalteng

"Sampai saat ini kan orang perorang sudah mulai menyebutkan, tapi nanti kita akan berbicara lagi di rapimnas atau nanti ada rapat-rapat yang dibuat oleh DPP Partai Golkar. "Tapi wacana ke sana memang sudah mulai muncul di berbagai daerah," ujar Melki saat ditemui di Gedung DPR, Selasa (9/3).

Melki juga mengatakan, beberapa daerah juga sudah mengusulkan agar Airlangga Hartarto yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, mulai dipersiapkan untuk menjadi Calon Presiden (Capres) pada Pilpres mendatang. "Tapi sekali lagi ini wacana yang harus ada keputusan resmi dulu baru kita bergerak," jelas Melki.

Pengusungan ini, menurut Melki, merupakan hal yang wajar karena Airlangga dinilai memiliki perjalanan politik yang luar biasa. Ia berharap, setelah sukses menjalankan peran sebagai Menko Perekonomian, kemudian Airlangga bisa mulai menjajaki kemungkinan untuk memimpin Indonesia.

Baca Juga: Sama Berbahaya Dengan Corona, Melki Laka Lena Minta Pemerintah Pusat Juga Peduli DBD dan TBC

Hampir senada dengan Melki, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Puteri Anetta Komarudin mengatakan, dukungan terhadap Airlangga memang sudah mengemuka pada saat digelarnya Musyawarah Nasional (Munas) X Partai Golkar di Jakarta, pada Desember 2019 lalu.

Kemudian, usul tersebut kemudian kembali disuarakan oleh para kader pada saat digelarnya Musda Partai Golkar Tahun 2020 yang berlangsung di sejumlah wilayah.

"Dalam penentuan figur capres dan cawapres, mekanisme yang ditempuh Partai Golkar adalah mempertimbangkan faktor elektabilitas calon dan peluang untuk berkoalisi dengan partai-partai lain," ujar Puteri kepada Kontan.co.id, Selasa (9/3).

Baca Juga: Iuran Batal Naik, Puteri Komarudin Minta Pemerintah Evaluasi Strategi Penyehatan BPJS Kesehatan

Puteri melanjutkan, tugasnya sebagai kader partai adalah mendukung serta memperjuangkan kemenangan partainya dalam setiap dalam kontestasi politik, termasuk Pilpres.

Namun demikian, kata Puteri, fokus kerja Partai Golkar saat ini adalah pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Pasalnya, peran kepala daerah akan sangat penting untuk mendukung kemenangan Partai Golkar dalam Pileg dan Pilpres nantinya.

"Partai Golkar saat ini akan fokus pada konsolidasi internal dalam rangka menyatukan kembali seluruh potensi dan kekuatan partai. Mulai dari tingkat pusat sampai ke tingkat daerah dalam satu barisan yang kokoh guna mempersiapkan diri menghadapi Pilkada Serentak 2020," pungkasnya. {manado.tribunnews.com}

fokus berita : #Melki Laka Lena #Airlangga Hartarto