18 Maret 2020

Berita Golkar - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Maluku Utara akhirnya menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-V. Musda Golkar yang digelar di Hotel Sahid Bela Ternate, Rabu (18/3/2020) ini sebelumnya mengalami lima kali penundaan.

Bertindak sebagai pimpinan sidang Muhammad Abusama, sekretaris Farida Djama, anggota Frans Maneri, Lindsey Hapsari Putri dan Laode Mahuri 

Dalam Musda ini, selain penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) pengurus DPD I periode 2016-2020, juga dilakukan pemilihan Ketua DPD Golkar Malut periode 2020-2025. Ada dua kader Golkar yang sudah mendaftarkan diri yaitu Alien Mus dan Edi Langkara.

Baca Juga: Fraksi Golkar Sinyalir Pemilihan Wakil Bupati Bekasi Cacat Hukum

Kedua kandidat itu merebut 16 pemegang suara yang terdiri dari DPP, DPD I, DPD II Kabupaten/Kota, serta sayap partai. Dari total suara, ada dua pemegang suara yang tidak hadir sementara satu suara tidak dianggap karena hanya sekretaris yang terlihat sementara ketua tidak berada di lokasi yaitu DPD II Kepulauan Sula.

Sementara DPP yang dimandatkan Ketum Airlangga Hartarto untuk menghadiri Musda Golkar Malut yaitu Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Golkar Rijal Malarangeng pengurus dan Erwin Aksa. 

Musyawarah berlangsung khidmat, satu persatu DPD II menyampaikan pandangan umum terkait laporan pertanggungjawaban Alien Mus beserta jajaran, kemudian menyatakan dukungan kepada kandidat. Dari 16 pemegang suara, sebanyak 13 menyampaikan dukungannya kepada Alien Mus termasuk DPP Golkar.

Baca Juga: Salah Info Terkait 49 TKA China, Supriansa Desak Kapolda Sultra Dicopot

Tiga belas pemegang suara yang mendukung Alien Mus sebagai ketua DPD Golkar Malut yaitu DPD Kota Ternate, Kabupaten Pulau Taliabu, Kabupaten Halut, Kabupaten Halteng, Kabupaten Halsel, Kabupaten Haltim, Kota Tikep, Kabupaten Halbar, Kabupaten Kepsul (abaikan), Organisasi sayap (AMPG dan KPG) , DPD Demisioner, dan DPP Partai Golkar.

Pimpinan sidang Muhammad Abusama mengatakan Dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) pasal19 apabila seorang calon telah memiliki dukungan lebih dari 50 persen plus satu maka dapat ditetapkan sebagai ketua DPD Partai Golkar terpilih.

"Oleh karena itu, dengan dukungan yang telah diberikan dari 13 dukungan maka calon ketua DPD atas nama Alien Mus telah memperoleh dukungan diatas 50 persen. Untuk itu, telah memenuhi syarat untuk kita tetapkan Alien Mus sebagai ketua terpilih DPD Partai Golkar Provinsi Maluku Utara periode 2020-2025," ucap Abusama sembari mengetuk palu disambut sorakan para pendukung Alien Mus.

Baca Juga: Hendra Apollo Penuhi Syarat Calon Ketua, Musda Golkar Babel Justru Ditunda

Mengingat Alien Mus dipilih secara aklamasi, maka ia juga bertindak sebagai formatur tunggal, artinya dalam menentukan struktur kepengurusan DPD Golkar Malut diserahkan kepada ketua terpilih. "Waktu diberikan selama 30 hari setelah Musda untuk disampaikan kepada pimpinan sidang," ujarnya.

Sementara, ketua Bidang Industri DPP Partai Golkar Erwin Aksa menyampaikan Musda Golkar Malut penuh dengan dinamika, tercatat sudah lima kali ditunda. Ia juga mengaku dalam dalam minggu-minggu ini pelaksanaan Musda ditunda lagi.

"Maka kami putuskan untuk menjalankan Musda ini. Dari DPP menegaskan bawah Musda ini harus dilaksanakan 18 Maret 2020. Oleh karena itu kami dari DPP Menegaskan bahwa Musda ini adalah Musda yang sah," tegas Erwin.

Baca Juga: Siswa Belajar Di rumah, Dedi Mulyadi Minta Dinas Pendidikan Bersihkan Sekolah

Mantan Ketum HIPMI ini berharap, kedepan DPD I Maluku Utara melakukan konsolidasi segera. Mengingat  akan menghadapi Pilkada yang akan diikuti oleh delapan kabupaten/kota se-Maluku Utara yang juga akan diikuti oleh kader terbaik Golkar.

"Kita berharap nanti apa yang diusulkan atau direkomendasikan oleh DPD I akan diterima oleh DPP dan akan diberikan segera mandat atau rekomendasi," kata ketua Bidang Industri DPP Partai Golkar usai Musda Golkar. {www.timesjatim.com}

fokus berita : #Alien Mus #Erwin Aksa


Kategori Berita Golkar Lainnya