18 April 2020

Berita Golkar - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin meminta Kepolisian tidak memberikan ruang terhadap kelompok teroris, di tengah pandemi virus corona atau covid-19.

Hal tersebut disampaikan Azis setelah aparat Kepolisian bertindak tegas terhadap dua terduga pelaku teroris kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yakni Ali alias Darwin Gobel dan Muis Fahron alias Abdullah di Poso, Sulawesi Tengah.

“Jangan beri ruang bagi pelaku kejahatan maupun terorisme yang memanfaatkan situasi pandemi corona," ujar Azis kepada wartawan, Jakarta, Rabu (15/4/2020).

Baca Juga: Polemik Ruangguru di Kartu Pra Kerja, Syafi Djohan Beri Dukungan

Azis pun meminta semua pihak agar bersatu dan gotong royong bersama pemerintah serta aparat keamanan, memerangi tindakan kriminal maupun penebar aksi terorisme.

“Seluruh elemen masyarakat memerangi aksi terorisme, juga harus bersatu melawan virus corona. Jangan ada pihak menebarkan aksi teror yang membuat resah masyarakat,” tutur polikus Partai Golkar itu.

Diketahui, dua pelaku diberikan tindakan tegas karena sebelumnya menembak seorang polisi bernama Briptu Ilham Suhayar, yang hendak bertugas menjaga keamanan di Bank Mandiri Syariah Kantor Cabang Poso, Sulawesi Tengah.

Baca Juga: Udik Djanuantoro Lewat PK Golkar se-Pasuruan Bagikan Ribuan APD dan Paket Sembako

“Tindakan tegas dan terukur terhadap terduga terorisme yang dilakukan oleh aparat Polri patut diapresiasi, karena ada anggota kepolisian yang sebelumnya jadi korban penembakan pelaku tersebut,” kata Azis.

Sebelumnya, dua terduga pelaku teroris yang ditembak mati merupakan anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kora.

Polisi juga menemukan sebuah bom dari balik jaket salah satu pelaku. Kedua pelaku ditembak mati saat petugas melakukan pengejaran di wilayah lingkar Desa Moengko, Poso. {www.tribunnews.com}

fokus berita : #Azis Syamsuddin


Kategori Berita Golkar Lainnya