26 April 2020

Tantowi Yahya Pastikan 7 Ribu WNI Di Selandia Baru Belum Ada Yang Terpapar Corona

Berita Golkar - Dubes RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya, menyatakan belum terdapat WNI yang terjangkit virus corona di wilayah Selandia Baru. Dia mengatakan terdapat 7.000 WNI yang berada di Selandia Baru.

"Ada 7.000 WNI, data ini akurat karena berdasarkan sensus jelang pemilu 2019. Dari 7.000 itu ada sekitar 1.300 pelajar dan mahasiswa, syukur alhamdulillah, sampai saat ini belum ada WNI yang terpapar virus ini," kata Tantowi Yahya dalam diskusi virtual bertajuk 'Cerita dari Mancanegara', Sabtu (25/4).

Tantowi Yahya menuturkan, pihaknya terus memantau keberadaan dan kondisi seluruh WNI. Meskipun, saat ini Selandia Baru masih memberlakukan kebijakan lockdown. "Saya meski demikian tetap melakukan monitoring guna mengetahui keadaan dan keberadaan mereka, dalam kondisi yang tidak mudah," tuturnya.

Baca Juga: Bupati Dodi Reza Alex Hapuskan Denda Keterlambatan Bayar Pajak di Musi Banyuasin

Meski demikian, Tantowi menuturkan terdapat 24 WNI yang terdampar karena penerbangan internasional di Selandia Baru masih ditutup. Dia menyebut, 24 WNI itu merupakan wisatawan yang tak mengikuti imbauan pemerintah untuk segera kembali ke Indonesia.

"Di New Zealand saat ini ada 24 WNI yang terdampar mereka harus tinggal di New Zealand sampai paling cepat awal Juni saat New Zealand membuka kembali bordernya dan membolehkan penerbangan internasional untuk masuk ke New Zealand," ucap dia.

"Dari 24 WNI yang terdampak itu kebanyakan mereka wisatawan yang entah mendengar atau tidak dari pemerintah kita untuk segara kembali ke Indonesia waktu itu untuk mengantisipasi terbatasnya penerbangan dan juga closer pengembangan dari berbagai negara untuk transit," Sambung Tantowi.

Baca Juga: Sahbirin Noor Blusukan Pagi Buta Bagikan Sembako Untuk Warga Terdampak COVID-19 di Banjarmasin

Kita masih menunggu Australia sebagai negara transit dari banyak penerbangan dari NZ ke Indonesia. jadi meski penerbangan ini dibuka tapi jika Australia masih belum membuka bordernya untuk transit maka penerbangan blm bisa dimungkinkan.

Lebih lanjut, dia memastikan kondisi 24 WNI yang terdampar dalam kondisi aman. Saat ini, pihaknya masih menunggu kemungkinan Australia membuka jalur penerbangan transit. "(Kondisi mereka) aman. Kita masih menunggu Australia sebagai negara transit dari banyak penerbangan dari New Zealand ke Indonesia," pungkas Tantowi. {kumparan.com}

fokus berita : #Tantowi Yahya