30 Mei 2020

Pangsa Pasar Drone Lebih Luas, Christina Aryani Pahami Proyek R80 dan N245 Dicoret Dari PSN

Berita Golkar - Keputusan pemerintah yang menghentikan dua proyek pengembangan pesawat yakni R80 dan N245 dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) terus mendapatkan tanggapan dari kalangan DPR. Kali ini, Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani yang menanggapinya.

Christina mengaku memahami keputusan pemerintah tersebut. "Saya bisa memahami langkah tersebut, perkembangan teknologi jelas dinamis, namun tetap harus dikaitkan dengan pasar," ujar Christina Aryani kepada SINDOnews, Sabtu (30/5/2020). 

Politikus Partai Golkar ini mengatakan pangsa pasar drone keliatannya lebih menjanjikan saat ini. "Pasar yang lebih luas akan membawa konsekuensi penyerapan tenaga kerja yang lebih besar," pungkas Legislator asal Dapil DKI Jakarta II ini.

Baca Juga: New Normal Ibarat Dua Sisi Mata Koin, Misbakhun Minta Pemerintah Proporsional Melihatnya

Sekadar diketahui, pembuatan Pesawat R80 merupakan proyek yang direncanakan oleh Presiden RI ketiga BJ Habibie. Sedangkan Pesawat N245 yang diproduksi PT Dirgantara Indonesia (persero) juga menggunakan konsep pesawat jarak dekat rancangan BJ Habibie.

Adapun alasan pemerintah menghapus dua proyek itu karena pengembangan drone lebih ideal dilakukan dalam kondisi sekarang ini. Secara keseluruhan pemerintah memutuskan untuk memasukan 89 proyek sebagai PSN baru. 

Dimana proyek yang akan dikerjakan pada tahun 2020 sampai 2024 meliputi jalan, jembatan, bandara, kawasan industri. Termasuk kawasan industri di Brebes, bendungan-irigasi, tanggul laut, program lahan untuk sawah. {nasional.sindonews.com}

fokus berita : #Christina Aryani