09 Juni 2020

Gandeng Biotek Indonesia, Bupati Ahmed Zaki Janji Ratakan Gunung Sampah TPA Jatiwaringin

Berita Golkar - Biotek Indonesia berjanji akan 'meratakan' gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Bekasi.

Rencana meratakan gunungan sampah di TPA Jatiwaringin itu mengemuka saat pembahasan pengajuan pengelolaan TPA Jatiwaringin dari Biotek Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Biotek Indonesia bakal memilah dan mengayak sampah di TPA Jatiwaringin selama tahun hingga gunungan sampah itu menjadi rata tanah.

 

Baca Juga: Bamsoet Minta Dugaan Kasus Penyiksaan ABK Indonesia di Kapal Ikan China Diusut Tuntas

Hadir dalam pembahasan pengolahan sampah TPA Jatiwaringin di ruang rapat Bupati Tangerang, Selasa (9/6/2020) yakni Bupati Tangerang, Ahmad Zaki Iskanda. Selain itu  Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid, perwakilan Biotek Indonesia Prof Rusdi.

Serta Asisten Daerah bidang Perekonomian Pembangunan Yusuf Herawan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Ahmad Taufik, Kepala Bappeda Taufik Emil dan Inspektur Uyung Mulyadi.

Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pengelolaan sampah di TPA Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, perlu ada terobosan. Selain itu, dia juga berharap, gunungan sampah di TPA Jatiwaringin bisa memberi manfaat.

Baca Juga: GBK Ramai Saat PSBB Transisi, Basri Baco Ungkap Potensi Gelombang Kedua Corona

"Pengelolaan sampah TPA Jatiwaringin perlu ada trobosan sehingga tidak menggunung. Kita sudah mengajukan surat ke pemerintah pusat namun sampai saat ini belum ada jawaban," ujar Zaki, Selasa (9/6/2020).

Dia mengatakan, pihaknya tidak akan membiarkan timbunan sampah di Jatiwaringin terus menerus tanpa ada terobosan. Apalagi, kata dia, akan terjadi kerusakan lingkungan  jauh lebih besar dari nilai investasi jika menggunakan  incinerator untuk mengatasi timbunan sampah.

"Tinggal kita cari incinerator-nya yang ramah lingkungan apa pun hasilnya pasti akan terima. Perencanaan kita ke depan di lokasi TPA Jatiwaringin akan ada tiga pabrik pemusnahan sampah," ucapnya.

Baca Juga: Gaya Hidup Baru, Bamsoet Harap Sektor Ekonomi dan Kesehatan Menjadi Prioritas

Sementara itu, Prof Rusdi dari Biotek Indonesia mengatakan, Pemkab Tangerang menyerahkan pengelolaan sampah kepada Biotek Indonesia. Biotek Indonesia akan membantu memusnahkan sampah di TPA Jatiwaringin dengan meratakan sampah seperti yang dilakukan di India.

"Kami dari Biotek Indonesia dalam 3 tahun bisa menyelesaikan masalah sampah di Kabupaten Tangerang dan yang sudah menjadi gundukan. Biotek berjanji dan mengusahakan bisa rata dengan tanah," kata Rusdi.

Menurut Rusdi, satu tekni yang dilakukan menggunakan mekanik  yang setidaknya 600 ton per hari dengan cara pemilahan dan pengayakan sampah. Biotek Indonesia juga akan memisahkan sampah organik dan non organik.

"Yang organik itu bisa diolah menjadi kompos dan yang anorganiknya bisa kita arahkan ke sebagai bahan baku biji plastik," katanya. {wartakota.tribunnews.com}

fokus berita : #Ahmed Zaki Iskandar