01 Juli 2020

Berita Golkar - Polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di DKI Jakarta, masih bergulir. Sejumlah orang tua murid terus mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatalkan dan mengulang PPDB dengan aturan yang tidak merugikan calon peserta didik.

Melihat masih ramainya penolakan orang tua murid terhadap PPDB ini, Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) di DPRD DKI sepakat untuk bersama orang tua murid menolak dan meminta Gubernur DKI Jakarta membatalkan pelaksanaan PPDB.

“Suara rakyat adalah suara Partai Golkar. Dan suara orang tua murid yang dirugikan dengan aturan PPDB adalah suara rakyat yang harus diperjuangkan,” ujar Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Basri Baco dalam acara diskusi Qou Vadis PPDP Jakarta, Ada Apa? di Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Jakarta, Jalan Raya Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2020).

Baca Juga: Jerry Sambuaga Pastikan Komitmen Kemendag Perkuat Pasar Dalam Negeri dan Akselerasi Ekspor

Dikatakan Baco, Partai Golkar melihat juknis yang digunakan Dinas Pendidikan (Disdik) DKI dalam menjalankan PPDB tidak sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 44 tahun 2019.

Menurut Baco, apabila tidak ada langkah konkrit untuk menyelesaikan persoalan PPDB, dikhawatirkan akan terjadi gejolak di masyarakat. “Karena melanggar Permendikbud, kalau PPDB ini tetap dijalankan jelas batal demi hukum. Dan memang harus dibatalkan,” pungkasnya. {indopos.co.id}

fokus berita : #Basri Baco


Kategori Berita Golkar Lainnya