10 Juli 2020

Berita Golkar - Paguyuban Lurah se Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan pertemuan dengan Anggota DPRI RI dari Fraksi Golkar Drs HM Gandung Pardiman MM di Graha GPC Genjahan, Ponjong, Kamis (9/7).

Kedatangan para Lurah yang berjumlah 25 ini dipimpin Ketua Paguyuban Lurah se Gunungkidul Bambang Setiawan. Memanfaatkan dapat bertemu dengan anggota DPR RI atau Wakil Rakyat, Paguyuban lurah menyampaikan ‘unek-unek- yang dialami selama ini.

“Terkait dengan Undang – undang Keistimewaan, sekarang ini sudah berubah dari desa menjadi kalurahan."

"Diharapkan dengan adanya perubahan yang menyesuaikan dengan Undang–Undang keistimewaan DIY Dana Keistimewaan (Danais) ini bisa diakses langsung masuk rekening kelurahan. Termasuk bila nantinya ada dalam perencanaan di tahun 2021,” kata Bambang Setiawan Ketua Paguyuban Lurah Gunungkidul.

Baca Juga: Secapa TNI AD Jadi Klaster Baru COVID-19, Bamsoet Minta Gugus Tugas Lakukan Pelacakan Kontak

Lebih lanjut bambang Setiawan mengatakan kami para Lurah memiliki harapan agar ada penambahan masa jabatan dari 6 tahun menjadi 8 tahun. Sehingga tentunya dengan masa jabatan ini dapat melaksanakan pembangunan di desa secara lebih maksimal.

Persoalan lain berkait dengan perubahan kelembagaan dari desa menjadi kalurahan, ternyata tidak ada perbedaan. Sehingga keinginan lurah untuk memperoleh Biaya Operasional diperlukan dukungan payung hukum.

“Tentu berbagai harapan ini sebagai bentuk upaya untuk mendorong pembangunan di desa. Karena dengan masuknya Danais nantinya akan dapat meningkatkan pertumbuhan desa. Termasuk penting untuk dilakukan pendampingan perencanaan di tingkat desa,” imbuhnya.

Baca Juga: Bamsoet Ungkap Jokowi Dukung Gagasan MPR RI Bentuk Majelis Syuro Dunia

Pertemuan Paguyuban Lurah se Gunungkidul dengan Anggota DPR RI Drs HM Gandung Pardiman MM, dihadiri pula oleh Ketua Fraksi Golkar DPRD DIY Hj Rany Widayati SE dan anggota Drs H Suwardi, Ketua Fraksi Golkar DPRD Gunungkidul Jumiran dan anggota Eri Agustin SE dan Tenaga Ahli Drs HM Gandung Pardiman MM yani Agus Mulyono.

Drs HM Gandung Pardiman MM menuturkan, aspirasi dari para lurah ini akan ditindaklanjuti dengan membentuk tim kecil baik di tingkat DIY maupun kabupaten. Untuk mematangkan permasalahan dan upaya-upaya untuk mencarikan solusi nantinya. Mulai dari keinginan kalurahan untuk bisa mengakses danais hingga persoalan lain.

“Pertemuan ini akan ditindaklanjuti dengan tim kecil. Merumuskan perjuangan demi kepentingan masyarakat. Tentunya Golkar melalui anggota DPRD baik di kabupaten, DIY maupun pusat akan berjuang keras demi kepentingan masyarakat."

Baca Juga: Salim Fakhry Minta Kementerian LHK Beri Kompensasi Petani dan Peladang Sekitar TN Gunung Leuser

"Termasuk perjuangan adanya Dana Desa yang sekarang ini berjalan, saya paling keras memperjuangkan dan hasilnya kini ternyata terealisasi,” ungkap HM Gandung Pardiman MM politisi senior Golkar yang memiliki slogan Ikhlas Berjuang, Ikhlas Beramal, Peduli Sesama dan Tidak Pelit ini.

Anggota Fraksi Golkar yang juga Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul Eri Agustin menambahkan, berkait dengan adanya keluhan lurah ini akan ditampung. Selanjutnya akan diperjuangkan melalui Komisi A yang memang bermitra dengan kalurahan. Termasuk keinginan pengembangan kawasan pariwisata, tentunya perlu dimulai dengan pembentukan kelompok sadar wisata dan persiapan lainnya.

“Perubahan desa menjadi kelurahan ini harapannya menjadi celah untuk dapat mengakses danais,” ujarnya. Hal yang sama disampaikan oleh Ketua fraksi Partai Golkar DPRD DIY dan Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY Suwardi dari fraksi Golkar. {cakrawala.co}

fokus berita : #Gandung Pardiman #Bambang Setiawan


Kategori Berita Golkar Lainnya