10 Juli 2020

Berita Golkar - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) mengajak masyarakat untuk terus berinovasi di tengah pandemi Covid-19. Salah satu inovasi yang bisa dilakukan adalah bercocok tanam dengan cara hidroponik untuk bisa menghasilkan sayur-mayur dan kebutuhan lainnya.

Hal itu disampaikan Ketua Umum IIPG, Yanti Airlangga Hartarto saat melaunching KitaGo (Koperasi Ikatan Istri Partai Golkar) di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (10/07). Launching KitaGo juga bersamaan dengan peringatan Hari Bercocok Tanam dan Hari Jahit dan Sepatu.

"Saat ini masih banyak masyarakat yang khawatir untuk ke pasar membeli sayur-mayur, maka dengan menanam tanaman hidroponik yang bisa dilakukan dengan mudah di lahan sempit dan menghasilkan tanaman sayur mayur yang sehat pula,” ujarnya.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Dorong Pemerintah Tingkatkan Peran Indonesia di Indo Pasifik

Menurut Yanti, di masa pandemi masyarakat diharapkan bisa tetap beraktivitas dan melakukan kegiatan bermanfaat. “Kita harus selalu cari jalan dan inovasi dalam upaya memanfaatkan apa yang ada di lingkungan. Kita tidak bisa diam saja di masa pandemi corona ini,” katanya.

IIPG juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara bercocok tanam dengan cara hidroponik untuk bisa menghasilkan sayur mayur dan kebutuhan lainnya.

"Kalau kita kerjakan sendiri tentu hasilnya baik. Memang kelihatan mahal tapi sebenarnya semua menggunakan dengan biaya murah. Tapi yang terpenting dalam masa pandemi ini masih bisa beraktivitas. Salah satunya, adalah pengembangan budi daya tanaman dengan sistem hidroponik ini,” jelasnya. 

Baca Juga: Dedi Mulyadi Dukung Penutupan Baduy Dari Peta Wisata, Ini Alasannya

Yanti mengapresiasi inisiatif IIPG untuk mengaktifkan kembali perkoperasian dan UKM di lingkungan Partai Golkar.

Ia berharap IIPG dapat terus membantu dan memberdayakan komunitas-komunitas yang ada, agar ekonomi dapat terus bergerak dari mulai lingkungan terkecil. Karena merekalah penyangga ekonomi masyarakat. 

“Gerakan ini merupakan bentuk solidaritas Partai Golkar, bahwa penting bagi kita semua untuk terus berbagi agar bersama-sama dapat segera keluar dari situasi krisis ini,” tuturnya.

Baca Juga: Pertama di Indonesia, Bupati Dodi Reza Bangun Kawasan Industri Hijau di 4 Lokasi Strategis di Muba

Di tempat sama, Ketua Bidang Koperasi dan UKM IIPG, Dinny Bambang Wiyogo menyebutkan,  kegiatan ini mengunakan prinsip 4M yakni mengedukasi, memanfaatkan, memberdayakan dan menciptakan.

“Kita perlu mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan, serta memberdayakan lingkungan sekitar, sehingga bisa menciptakan sesuatu yang bermanfaat. Itu ada pada prinsip 4 M yang kami gunakan dalam membangun Koperasi dan UKM,” paparnya.

Target kegiatan pemberdayaan yang dilakukan IIPG adalah agar masyarakat dapat bertahan dalam pandemi.

Baca Juga: Neni Moerniaeni Pastikan Diri Siap Pimpin Bontang Dua Periode

“Targetnya, supaya bisa memberdayakan mereka, karena di masa pandemi saat ini masyarakat mengalami kesulitan. Apalagi seperti tukang jahit dan tukang sol sepatu yang mengalami kesulitan dalam memperjuangkan ekonomi keluarga mereka yang selama pandemi ini kan penghasilan mereka menurun drastis,” tutupnya. {rmco.id}

fokus berita : #Yanti Airlangga,


Kategori Berita Golkar Lainnya