14 Juli 2020

Berita Golkar - H Ahyar Abduh terus berjuang. Demi memuluskan ambisinya menduduki kursi orang nomor satu di DPD I Golkar NTB.

Setelah mendapat kepastian dukungan dari DPP Partai Golkar, kini Ahyar mulai bergerilya di daerah. Ia mulai merayu sejumlah pimpinan DPD II Partai Golkar di sepuluh kabupaten kota yang ada di NTB.

“Sekarang ini kita lagi pendekatan kepada pemilik suara, terutama Ketua DPD II Golkar kebupaten/kota,” kata pemimpin Kota Mataram dua periode itu.

Baca Juga: Anulir Surat Fraksi Golkar DPRK Bener Meriah, TM Nurlif Tegaskan Komitmen Dukung Bupati Syarkawi

Meski berat, Ahyar yakin dengan upaya yang dilakukannya. “Sebelum Musda sudah ada kesepakatan siapa yang akan ditunjuk sebagai Ketua Golkar NTB,” ungkapnya tersenyum.

Sejauh ini, sejumlah Ketua DPD II Golkar lebih condong mendukung calon incumbent H Suhaili FT. Bupati Lombok Tengah itu kabarnya sudah mengantongi delapan dari sepuluh suara DPD II.

Namun, bagi Ahyar hal itu tak masalah. Sebab, selama Musda belum digelar, klaim mengklaim dukungan itu biasa terjadi. “Itulah indahnya di Partai Golkar. Tapi yang jelas, dari pusat (DPP), kita diminta bisa mufakat,” cetusnya.

Baca Juga: Agung Widyantoro Optimis Praja IPDN Jadi Pewaris Tahta Pemerintahan Dalam Negeri

Musda DPD I Golkar sendiri rencananya akan dilaksanakan di Lombok Tengah 22 Juli mendatang. Itu artinya, masih ada sekitar delapan hari bagi Ahyar untuk bisa meyakinkan para pemilik suara.

Terpisah, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Antar Lembaga DPD I Golkar NTB Hasan Mahsat berharap Musda bisa berjalan lancar. Tidak terjadi ricuh.

Dari informasi didapatkan, dua calon Ketua DPD Golkar NTB. Yakni H Ahyar Abduh dan H Suhaili FT masih-masing punya peluang. Suhaili mendapat dukungan dari delapan Ketua DPD II Golkar, sementara H Ahyar Abduh mendapat dukungan dari DPP. “Mudah-mudahan Musda ini berjalan lancar,” harapnya. {lombokpost.jawapos.com}

fokus berita : #Ahyar Abduh


Kategori Berita Golkar Lainnya