16 Juli 2020

Demi Kemajuan Daerah, Zigo Rolanda Ajak Masyarakat Solok Selatan Mandiri Secara Ekonomi

Berita Golkar - Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda himbau warga Solsel untuk bersama-sama membangun daerah itu.

"Kepada semua warga Solok Selatan mari kita berusaha untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri secara ekonomi, untuk menghasilkan pemimpin yang berkualitas, Demi kemajuan pembangunan di daerah ini," Kata Zigo Rolanda saat reses bersama Ketua komisi dua DPRD Solsel Afrizal Chandra di Padang aro, Rabu.

Mantan Ketua Himpunan pengusaha muda Indonesia (Hipmi) Sumbar yang sekarang menjadi pengurus Hipmi pusat itu menjelaskan masyarakat penting mandiri secara ekonomi agar saat memilih pemimpin bisa berdasarkan hati nurani serta pertimbangan lainnya yang objektif untuk dijadikan alasan memilih seorang calon.

Baca Juga: Koalisi Gemuk, Sembilan Parpol Usung Ratu Tatu Chasanah di Pilbup Serang 2020

Menurutnya Kalau ekonomi dasar tidak terpenuhi, pada saat terjadi pemilihan calon pemimpin masyarakat tidak akan objektif menentukan pilihan.

"Bagaimana bisa objektif, yang akan dimasak tidak ada, datang seseorang memberikan uang dengan syarat memilih calon tertentu, akhirnya karena alasan perut idealis dikesampingkan, Jika sudah mandiri secara ekonomi uang tersebut tidak lagi mempengaruhi pilihan," jelasnya.

Untuk itu dia berharap agar warga Solsel bersatu untuk bisa mandiri secara ekonomi agar kemajuan disegala bidang bisa terwujud. "Caranya, jika berprofesi sebagai pedagang, jadilah tuan rumah yang ramah, sehingga setiap tamu yang datang tertarik untuk berbelanja," ujarnya.

Baca Juga: Darul Siska Dukung Rencana Jokowi Denda Warga Pelanggar Protokol COVID-19

Kemudian imbuhnya, jika berprofesi sebagai petani tanamlah komoditi kebutuhan hidup sehingga apa yang ditanam memberi nilai ekonomi. "Kebutuhan seperti beras, Cabe, Bawang, sayuran dan kebutuhan konsumsi lainnya, jika ini ditanam saat panen bisa dipastikan laku, karena dibutuhkan," jelasnya.

Dia melanjutkan bagi masyarakat yang terlanjur menanam kebutuhan gaya hidup seperti kopi, diharapkan untuk bersatu dan tidak jalan sendiri-sendiri. "Kopi adalah gaya hidup, maka petani Kopi bersatulah menciptakan brand solok selatan," katanya.

Karena imbuhnya, jika berjalan sendiri-sendiri petani kopi akan sulit bangkit, sebab tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar sehingga harga selalu ditekan.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Meroket Lagi, Basri Baco Minta Gubernur Anies Ambil Kebijakan Rem Darurat

"Produksi satu orang petani kopi cuma satu ton, kebutuhan pasar yang diminta 12 ton perminggu, akibatnya harga si pembeli yang menentukan. Tetapi jika bersatu tentu kebutuhan pasar bisa terpenuhi dan petani kopi bisa menentukan harga, buatlah asosiasi petani kopi Solok Selatan," katanya.

Kemudian katanya, untuk mandiri secara ekonomi warga Solsel diharapkan untuk sering berkonsultasi dengan pihak perbankan. "Pihak bank, sangat faham dengan prospek ekonomi disetiap daerah , karena pelaku usaha sering menyetorkan uang ke Bank tersebut, dari itu mereka faham sektor mana yang bergairah dan yang macet," jelasnya.

Terakhir imbuhnya, setiap warga diharapkan menjadi pelopor menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan ditengah masyarakat sebagai faktor utama yang menentukan sukses sebuah usaha.

Baca Juga: Melki Laka Lena Desak Pemerintah Beri Dukungan Penuh Penelitian dan Pengembangan Vaksin Corona

"Jika ketiga faktor tersebut dijaga, petani tidak khawatir lagi hasil pertaniannya dicuri, serta orang luar tidak ragu datang ke daerah ini, sehingga pedagang juga beruntung dengan dagangannya," katanya. {news.m.klikpositif.com}

fokus berita : #Zigo Rolanda