28 Juli 2020

Berita Golkar - DPP Golkar akhirnya merestui pasangan Irman Yasin Limpo dan Andi Zunnun Nurdin Halid pada Pilwakot Makassar 2020. Golkar telah menerbitkan surat tugas berupa SK penetapan pasangan ini. Namun, surat tugas itu memang belum bersifat final, belum berwujud rekomendasi format B1-KWK.

SK penetapan None-Zunnun diteken Ketum DPP Golkar, Airlangga Hartarto dan Sekjen, Lodewijk F Paulus tertanggal 28 Juli 2020. Ketua Bappilu DPD I Golkar Sulsel, Kadir Halid, membenarkan SK tersebut. Artinya Golkar sudah siap mengusung pasangan None-Zunnun pada Pilwalkot Makassar 2020.

"Iya, benar itu. Itu SK penetapan. Tapi belum diserahkan ke yang bersangkutan. Mungkin besok (hari ini) atau kapan. Tapi sudah selesai," kata Kadir melalui sambungan telepon, Selasa (28/7).

Baca Juga: Hengkang Dari Golkar Ke PKB Demi Maju Pilbup Bandung, Dadang Supriatna Siap Tanggung Risiko

Kadir menuturkan bahwa berkas tersebut belum berbentuk rekomendasi B1-KWK, masih sebatas SK penetapan. DPP Golkar memang belum mengeluarkan rekomendasi format KPU di seluruh Indonesia.

Mantan legislator DPRD Sulsel ini menuturkan Golkar optimistis pasangan ini bisa mencukupkan koalisi. Beringin yang memegang 5 kursi di parlemen, memang masih membutuhkan 5 kursi tambahan untuk membuat None-Zunnun mulus mendaftar di KPU.

PAN yang lebih dulu memberi surat tugas ke None, kata Kadir ialah partai yang paling dekat untuk diajak koalisi. Kadir mengklaim PAN juga sudah ok dengan paket None-Zunnun. "Sudah bangun komunikasi dengan PAN. Iya, sudah sepakat dengan pasangan None-Zunnun," sebut Kadir. {makassar.sindonews.com}

fokus berita : #Kadir Halid #Zunnun Halid


Kategori Berita Golkar Lainnya