05 Agustus 2020

Berita Golkar - Penundaan Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Golkar Kota Bekasi yang akan dilaksanakan pada 5 Agustus 2020 ditunda, panitia sudah menerima 4 calon ketua DPD partai Golkar pengembalian formulir pendaftaran bakal calon, TB. Hendra Suherman, Ade Puspitasari, dan H. Zainul Miftah, Nofel Saleh Hilabi.

Nofel saleh Hilabi saat dikonfirmasi terkait penundaan musda mengatakan bahwa itu merupakan keputusan DPP yang harus dihormati oleh semua kader partai Golkar.

“Keputusan DPP sudah tepat, suatu langkah yang bagus dan harus selesai dulu permasalahan yang ada baru melaksanakan Musda, DPP lebih tau apa yg dilakukan khususnya Golkar kota Bekasi” ucap Nofel kepada awak media Rabu 5/8/2020. 

Baca Juga: Persiapan Musda Golkar Sulsel Sudah 90 Persen, Nyaris Rampung

Menurut Nofel, DPP partai Golkar telah mengeluarkan suatu keputusan yang akan membuat perubahan kepemimpinan ditubuh partai Golkar.

“Ini bukti DPP tidak mendukung kepemimpinan yang sekarang karena kecewa penjualan aset Golkar kota Bekasi, kalo ada penjualan aset harus diketahui oleh DPP, pemimpin saat harus sadar diri jangan sampe praktek oligarki tumbuh pengurusan Golkar kota Bekasi, dengan penundaan musda ada signal – signal perhatian DPP kurang baik terhadap pengurus DPD saat ini” ujar Nofel

Harapan dari bakal calon ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi, Nofel Saleh hilabi yang juga ketua Umum Baladhika karya kedepannya DPD Partai Golkar Kota Bekasi harus lepas dari Politik dinasti sesuai dengan amanah dan cita-cita partai.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Pendiri SOKSI, Bagus Adhi Mahendra Putra Kenang Inspirasi dan Teladan Suhardiman

“Kedepan Golkar kota Bekasi harus punya figur baru, keluarga baru, kader – Kader masih banyak yang mempunyai potensi bagus, jangan Ampe ada stigma turun temurun, kalo Musda dilaksanakan harus bertanding secara fair tanpa ada penekanan – penekanan” tutup Nofel. {dejabar.id}

fokus berita : #Nofel Saleh Hilabi


Kategori Berita Golkar Lainnya