07 Agustus 2020

Berita Golkar - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi salurkan bantuan traktor kepada kelompok tani di Kabupaten Purwakarta.

Penyaluran bantuan selain dihadiri kelompok tani juga dihadiri Kepala Dinas Pangan dan Pertanian setempat. Penyaluran berlangsung di Kampung Cileutak Desa Gandasoli, Kecamatan Plered, Purwakarta, Rabu (5/8/2020).

"Traktor yang kita salurkan sebanyak 35 unit. Ini merupakan program kerjasama kemitraan antara DPR dengan Kementerian Pertanian dimana setiap wilayah mendapat alokasi alat-alat pertanian," ujar Dedi usai acara.

Baca Juga: Cegah Klaster Baru COVID-19, Basri Baco Desak Gubernur Anies Tutup Lagi Perkantoran

Ia mengaku wilayah lain seperti Karawang dan Subang juga dibantu, tujuannya adalah agar biaya produktivitas pertanian murah. "Kalau saat ini mahal," kata dia.

Ia mencontohkan misalkan sewa diumum Rp180.000 perhektare kalau menggunakan bantuan pemerintah lebih murah Rp150.000. "Jadi biayanya lebih murah," ucap dia.

Ke depan, lanjut dia akan fokus pada pascapanen yaitu menyalurkan bantuan mesin penggiling gabah kering.

Baca Juga: Agung Laksono Ajak Ormas dan Tokoh Masyarakat Edukasi Bahaya COVID-19

 

Karena, ia menyebut mesin giling yang sudah ada saat ini perlu diganti. Sehingga harus ada mesin pengganti agar produktivitas hasil panen lebih maksimal. "Nanti akan kita dorong untuk bantuan itu," kata Dedi.

Selain itu, bantuan pengering padi juga nanti perlu untuk memudahkan para petani ketika panen bersamaan dengan musim penghujan.

"Selama ini kan dijemur, kalau musim hujankan repot sehingga kualitas padinya akan rendah. Anggarannya sudah ada," ucap dia.

Baca Juga: AMPI Ingin Golkar Kota Bogor Dipimpin Ketua Yang Menyatukan Bukan Yang Memecah Belah

Sementara, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan mengatakan, luas area persawahan di Purwakarta 18.000 hektare. Dari waktu ke waktu para petaninya tidak semakin banyak.

"Dengan ada bantuan ini sangat terasa sekali efektivitasnya. Bisa kita bandingkan satu traktor bisa mengelola sawah seluas satu hektare," kata dia.

Ia mengaku akan mendapatkan bantuan alat pertanian roda empat sebanyak lima unit, sehingga pengolahan lahan datar juga akan lebih efektif. "Kita juga sudah mendapatkan alat pertanian kultifator enam unit untuk di area lahan datar," ujar Agus.

Baca Juga: Pengurus Golkar Papua Dikukuhkan, Klemen Tinal Targetkan Sapu Bersih 11 Pilkada Serentak

Mengenai hasil panen padi kering giling di Purwakarta sebanyak 6,2 ton perhektare. "Untuk saat ini sudah ada 2.500 tambah tanam, tahun ini relatif sedikit karena faktor cuaca. Untuk tahun ini tambah tanam sekitar 40 hektare, sekarang sudah 30.000," ujar Agus. {ayobandung.com}

fokus berita : #Dedi Mulyadi


Kategori Berita Golkar Lainnya