12 Agustus 2020

Berita Golkar - Partai Golkar optimistis bisa meraih kemenangan lagi di pesta demokrasi Kabupaten Bandung 2020. Memang hal itu tak mustahil karena Golkar merupakan partai terbesar di Kabupaten Bandung, yang kini memiliki 11 kursi. Selain itu Golkar satu-satunya partai yang bisa mendaftarkan calon sendiri di Pilkada Kabupaten Bandung 2020.

Wakil Ketua 1 DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung, Cecep Suhendar, mengungkapkan, untuk mendapatkan kemenangan itu tentu ada doa, upaya, dan dorongan dari masyarakat Kabupaten Bandung.

"Saya yakin warga kabupaten Bandung sudah merasakan keberhasilan Dadang M Naser sebagai kader Partai Golkar yang sudah 10 tahun memimpin Kabupaten Bandung ini. Sehingga banyak pembangunan yang sudah dirasakan oleh masyarakat," ujar Cecep saat dihubungi, Rabu (12/8/2020).

Baca Juga: Ini Profil Bobby Nasution, Menantu Jokowi Yang Diusung Golkar Jadi Calon Walikota Medan

Sebelum Dadang M Naser, Kabupaten Bandung juga dipimpin kader Golkar, yakni Obar Sobarna selama dua priode. Sehingga Kabupaten Bandung telah dipimpin oleh kader Golkar selama 20 tahun.

Cecep mengkalim, dari hasil survei yang telah dilakukan, 70,4 persen masyarakat Kabupaten Bandung merasa puas atas kepemimpinan Dadang Naser dalam pembangunan. "Artinya 70,4 masyarakat ini, saya yakin masih ingin melanjutkan program pembangunan yang selama ini dirasakan warga Kabupaten Bandung," kata Cecep.

Cecep mengatakan, pihaknya tidak terlalu mengedepankan kepentingan partai, tapi kepentingan masyarakat di Kabupaten Bandung yang jumlahnya sekitar 3,7 juta jiwa. "Masyarakatlah yang harus lebih dilayani lagi, yang harus lebih ditingkatkan kesejahteraan," ujar dia.

Baca Juga: Ade Barkah Desak Gubernur Ridwan Kamil Bantu Pemulihan Bencana Sukajaya Rp.100 Miliar

Artinya, kata Cecep, melalui program-program pemerintah Dadang Naser ini banyak yang harus dipertahankan dan ditingkatkan. Kelemahannya harus segera dievaluasi dan diperbaiki.

"Saya yakin dengan dilanjutkan oleh Teh Nia (Kurnia Agustina) yang notabene dia istrinya bupati, lebih memahami apa yang harus dilakukan, untuk mempertahankan prestasi yang sudah diraih kemudian ditingkatkan, dan memperbaiki kelemahannya," katanya.

Daripada, kata Cecep, orang baru yang memang masih serampangan, tidak tahu apa yang harus dilakukan di Kabupaten Bandung. 

"Tapi kami cari yang sudah pasti, untuk melanjutkan pembangunan. Takutnya ketika dipimpin oleh orang baru, berubah menjadi hal yang mengerikan di Kabupaten Bandung, seperti penurunan prestasi," ucapnya. {jabar.tribunnews.com}

fokus berita : #Cecep Suhendar


Kategori Berita Golkar Lainnya