18 Agustus 2020

Ini Cara Wamendag Jerry Sambuaga Wujudkan Slogan Merdeka Dalam Perdagangan

Berita Golkar - Di tengah pandemi Covid-19, upacara peringatan Kemerdekaan RI digelar secara sederhana. Namun, peringatan HUT RI ke-75 ini tak kehilangan makna, termasuk bagi Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga.

Secara pribadi, Jerry memiliki pandangan sendiri soal makna perayaan kemerdekaan dalam konteks pandemi. Menurutnya, kata kuncinya adalah optimis dan terus bekerja keras mengisi kemerdekaan.

"Selalu optimis. Ingat, kita bangsa Indonesia ini dibentuk oleh berbagai macam krisis, termasuk krisis akibat pandemi kali ini. Hasilnya kita tetap survive dan berkembang. Jadi saya yakin dengan kerja keras dan kolaborasi kita semua bisa melalui ini," kata Jerry dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2020).

Baca Juga: Andi Zunnun Halid Luncurkan Belasan Unit Mobil Layanan Masyarakat Kota Makassar

Jerry menegaskan, kerja keras yang dimaksud harus dilakukan oleh semua elemen bangsa, sehingga bisa memberikan kontribusi total di bidang masing-masing. Bersama jajaran Kementerian Perdagangan (Kemendag), imbuh dia, dirinya juga bekerja keras untuk menjaga kepentingan perdagangan Indonesia.

Menurutnya, banyak agenda perdagangan yang harus dijaga dan ditingkatkan. Di dalam negeri, Wamendag menyebutkan, ketersediaan dan stabilitas kebutuhan masyarakat, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui perdagangan dan peningkatan efektifitas serta efisiensi perdagangan menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Sedangkan ke luar, sambung dia, perluasan pasar ekspor, peningkatan nilai tambah produk ekspor dan perdagangan antarnegara yang adil dan terbuka adalah tantangan yang perlu dijawab.

Baca Juga: Azis Syamsuddin Ajak Masyarakat Jadikan HUT RI Ke-75 Momentum Berkarya Tanpa Batas

"Merdeka dalam perdagangan itu harus. Itu visi saya dan teman-teman di Kemendag dalam mengisi Kemerdekaan. Kita total, extraordinary dan transformatif melakukannya sebagaimana arahan Presiden dalam pidato di depan Sidang MPR kemarin," ujarnya.

Kemendag mencatat capaian yang baik selama pandemi Covid-19. Perdagangan dalam negeri relatif memuaskan, terlihat dari ketersediaan barang dan kestabilan harga. Sedangkan ekspor Indonesia meskipun mengalami tekanan tetapi tetap mencatat surplus sebesar USD5,5 miliar.

"Indonesia juga telah berhasil menyelesaikan sejumlah perundingan dagang bilateral maupun regional. Yang terbaru adalah IA-CEPA dan AHK-FTA," tuturnya.

Baca Juga: HUT RI Ke-75, Supriansa dan Istri Kompak Nyanyi Lagu Indonesia Yang Dipopulerkan Harvey Malaiholo

Mengenai peringatan HUT RI, Jerry menyebut pidato Presiden Joko Widodo di depan MPR Jumat (14/8) lalu sebagai arahan untuk melaksanakan tugas negara dalam konteks mitigasi dan pemulihan akibat pandemi. Seluruh jajaran pemerintahan, termasuk dirinya harus siap melaksanakan arahan itu karena memang sudah menjadi tugasnya.

Jerry mengatakan, dari pidato tersebut dirinya membuat beberapa catatan. Pertama, adalah catatan makro yaitu bahwa Indonesia masih berada dalam mode darurat dalam menghadapi pandemi dan harus meneruskan upaya-upaya yang serius, luar biasa dan transformatif dalam seluruh bidang, khususnya dalam bidang kesehatan dan ekonomi.

Kedua, yang menurut Jerry harus dilaksanakan sebagai arahan, adalah masing-masing kementerian dan lembaga harus menyesuaikan diri serta saling berkoordinasi untuk mewujudkan visi yang diutarakan Kepala Negara.

Baca Juga: Wayan Wandhira Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Kota Denpasar

"Kebijakan pembangunan dalam status mitigasi dan pemulihan ini harus dilihat secara utuh oleh semua kementerian dan lembaga. Dalam berbagai kesempatan Presiden mengingatkan untuk meninggalkan ego sektoral."

"Saya kira begitu juga cara kita dalam melihat pidato presiden, khususnya dalam pengantar Nota Keuangan RAPBN. Kami harus memperkuat koordinasi dan komunikasi antarkementerian dan lembaga sehingga tujuan yang disampaikan Presiden bisa tercapai," tandasnya. {ekbis.sindonews.com}

fokus berita : #Jerry Sambuaga