20 Agustus 2020

Kembali Terpilih Pimpin Golkar Keerom 2020-2025, Ini Janji Syahabuddin

Berita Golkar - Dalam Musda IV DPD Partai Golkar Kabupaten Keerom, secara mufakat memilih Bung H. Syahabuddin, SP, MSi untuk kembali memimpin Partai Golkar periode 2020-2025 dengan 15 hak suara.

Terpilih kembalinya H. Syahabuddin, SP, MSi berdasarkan hasil mufakat dalam Sidang Paripurna yang dipimpin oleh Dr. Jacky Kayagi, SH, MH (Ketua Sidang), Muchtiali Y Sinay (sekretris) dan anggota-anggota Yahya Sauri, Raimon May dan Nurhaedah.

Sidang dan Musda ini dilaksanakan DPD Partai Golkar Keerom di Gedung / Aula DPD Partai Golkar Provinsi Papua di Jayapura, Rabu (19/08) pagi dan berakhir semalam sekitar pukul 20.30 WIT.

Baca Juga: Musda Terancam Batal, 15 Pimpinan PK Golkar se-Sidoarjo Ngeluruk ke Kantor DPD Jatim

Dalam Musda Golkar ini, turut hadir pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Papua, diantaranya Yopi Ingratubun (Sekum DPD), Leo Siahaan (Waket), dan jajarannya. Selain itu Piter Gusbager selaku kader yang diusung partai Golkar untuk Pilkada Keerom beserta kader-kader Partai Golkar Keerom lainnya juga hadir sejak pembukaan pagi hari dan penutupan semalam.

Ketua Terpilih, H. Syahabuddin SP, MSi, dalam sambutannya mengatakan bahwa Partai Golkar sebagai kendaraan politik bagi kader dan masyarakat di Keerom memiliki tanggungjawab untuk menjawab persoalan dari kondisi terkini di Kabupaten Keerom.

"Seperti mendiang alm. Celcius Watae (mantan bupati dan ketua Golkar Keerom) sering sampaikan anak-anak Keerom yang terdiri dari beberapa kategori, yaitu anak asli Keerom, anak Papua lainnya dan anak-anak yang lahir atau telah menetap lama di Keerom, adalah satu kesatuan."

Baca Juga: Di Depan Bamsoet, Ayu Ting Ting Blak-blakan Ingin Nikah Lagi dan Punya Banyak Anak

"Ibarat campuran dari semen, pasir, coral, air, dll, mereka semua bersatu menjadi bangunan atau rumah bagi semua nusabangsa di kabupaten Keerom," ujarnya.

Sayang, ia melihat bahwa kondisi terkini dan menjadi persoalan dan pergumulan masyarakat dan bagi Partai Golkar, adalah sebagai anak-anak Keerom, apa yang telah didapat.

"Ibarat kue, maka siapa yang makan ini kue saat ini. Maka ini menjadi tugas kita untuk menjawab persoalan dan keprihatinan kita. Partai golkar dan kader harus berjuang, kita tidak bisa diam saja," bebernya.

Untuk itu dirinya berharap, Golkar sebagai instrument penting untuk memperjuangkan masyarakat melalui jalur Partai Politik, harus solid. Seluruh kader harus menyatukan kekuatan untuk Partai Golkar sebagai kekuatan untuk menjawab persoalan yang ada di masyarakat di Keerom.

Baca Juga: Terima Rekomendasi Langsung Dari Airlangga, Bobby Nasution Berterima Kasih Pada Golkar

Sementara itu, Sekum DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Yopi Ingratubun,l, mengucapkan selamat kepada Ketua Terpilih dan memberikan tugas kepada pengurus yang akan segera dibentuk oleh Dewan Formatur, untuk segera bekerja bersama dalam memenangkan Pilkada serentak tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

"Dengan terpilihnya Ketua DPD Golkar Keerom dan formatur, saya harap agar seluruh kader Golkar di Keerom bersatu, dan pengurus mempunyai tugas untuk mempersatukan semua kader, pengurus dan senior partai untuk menjadi motor utama dalam memenangkan Pilkada serentak tahun 2020 di Keerom, dimana Golkar telah menetapkan kadernya sendiri, yaitu Bung Piter Gusbager," pungkasnya.

Dalam Kesempatannya juga Wabup Piter Gusbager menyampaikan sebagai wakil Bupati, dirinya hadir untuk memberikan dukungan kepada partai Golkar, karena sebagai pembina politik di Keerom, dirinya mendukung semua partai politik termasuk Golkar.

Baca Juga: Menko Luhut Libatkan Anak Muda Ciptakan Inovasi Restorasi Terumbu Karang di Bali

"Golkar dan partai politik, kita pandang sebagai mitra penting bagi pemerintah yang juga merupakan pilar demokrasi. Tanpa partai politik, demokrasi itu ibarat sayur tanpa garam, begitu peran partai politik," ujar Piter Gusbager.

Menurut Piter, Partai Golkar sendiri adalah partai yang berjalan seiring sejarah negara ini. Golkar lahir, tumbuh dan berkembang bersama sejarah bangsa ini.

"Sehingga saya yakin bahwa partai ini telah melahirkan kader kader yang memiliki kapasitas. Dan sesuai ikrar panca Bhakti Golkar tadi, partai Golkar adalah partai yang berwatak setia kawan, ini harus menjadi jiwa dan Marwah para kader Golkar. Untuk itu kader Golkar tidak boleh terpecah belah sesuai watak Setiakawan tadi,"ungkapnya.

Baca Juga: IIPG Gelat Ajang Pencarian Bakat Nasional Byarr Indonesia, Ini Cara Mengikutinya

Lanjut Piter, Situasi keerom saat ini menjelang pilkada, ibaratnya berada di simpang jalan. Maka saya harap partai Golkar dan kader menjadi salah satu pihak bertanggungjawab menentukan nasib kabupaten dan rakyat Keerom di simpang jalan saat ini. {www.suaraindonesia.co.id}

fokus berita : #Syahabuddin