23 Agustus 2020

Menko Airlangga Ingin Bali Jadi Contoh Pemulihan Ekonomi Saat Pandemi COVID-19

Berita Golkar - Partai Golkar melakukan karya nyata untuk mendorong pertumbuhan dan percepatan perekonomian di Provinsi Bali.

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menyerahkan bantuan sebesar Rp 500 juta kepada para nelayan dan pembudi daya Lobster di Bali untuk meningkatkan kualitas serta daya saing lobster Bali untuk tujuan ekspor.

“Perekonomian Bali terkontraksi lebih dalam dari Indonesia. Pertumbuhan ekonomi nasional minus 5 persen, Bali minus 10 persen. Kami berharap, bantuan untuk para nelayan dan pembudidaya Lobster akan mempercepat pertumbuhan dan deferensiasi produk perekonomian Bali,” ujar Airlangga di sela-sela acara penyerahan bantuan Penguatan Ekonomi Masyarakat di Nusa Dua, Bali, Sabtu (22/8/2020).

Baca Juga: Juliyatmono Ancam Pecat Kader Golkar Tak Dukung Calon Yang Diusung di Pilbup Sragen

Lebih lanjut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini menguraikan Bali membutuhkan deferensiasi produk untuk menjaga dan menopang pertumbuhan ekonominya. Airlangga meyakini, budi daya dan ekspor lobster akan memberi dampak besar terhadap pertumbuhan dan percepatan perekonomian Bali di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Perekonomian Bali sudah berkali-kali diuji. Saat musibah 'Bom Bali' dan meletusnya Gunung Agung, perekonomian minus 30 persen. Tetapi, Bali bisa pulih. Begitu pun saat ini, saya yakin, perekonomian Bali dapat pulih dengan cepat melalui budi daya dan ekspor Lobster,” harap dia.

Bahkan, Airlangga menargetkan pertumbuhan ekonomi Bali meningkat tajam dalam waktu empat bulan ke depan. Sebab, ungkap dia, pemerintah juga memiliki komitmen kuat untuk menjaga dan mendorong pertumbuhan ekonomi Bali di tengah situasi pandemic.

Baca Juga: Musda X Golkar Kabupaten Garut, Ini Harapan AMPI dan SOKSI

“Saya minta, Bali menjadi contoh kebangkitan perekonomian. Bali harus bangkit dalam waktu empat bulan, dari minus 10 persen menjadi nol persen,” tegas dia.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Fraksi Partai Golkar, Bagus Adi Mahendra Putra mengungkapkan pihaknya telah membangun Desa Lobster sejak tahun 2016 untuk menggerakkan perekonomian nelayan dan desa-desa di Bali.

Bahkan, Anggota Komisi IV DPR ini meyakini, hasil budidaya dan ekspor Lobster tak sekadar mememberikan deferensiasi produk perekonomian masyarakat Bali. “Saya optimistis, budi daya dan ekspor Lobster akan mempercepat pemulihan, karena menggerakkan roda perekonomian dari desa,” kata Bagus Adi.

Baca Juga: Perkuat Ekonomi Masyarakat, SOKSI Bali Berikan Bantuan Modal Ratusan Juta Rupiah

Saat ini, menurut Anggota DPR RI dari Dapil Bali ini, dua jenis Lobster yang dibudidayakan mayarakat Bali, telah memiliki daya saing dan peminat yang besar di kancah internasional. “Kita tidak kalah dengan negara-negara lain," tegasnya. {www.jpnn.com}

fokus berita : #Airlangga Hartarto #Bagus Adhi Mahendra Putra