30 Agustus 2020

Berita Golkar - Partai Golkar sudah memberikan dukungan dan menetapkan calon kepala daerah untuk 270 wilayah pada pertarungan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Golkar pun tak akan main-main dalam mendukung kadernya.

Untuk itu sanksi tegas akan menanti bila ada Dewan Pimpinan Daerah atau Wilayah yang membelot mendukung calon lain. Ketua Umum Partai Golkat Airlangga Hartarto menyatakan langsung akan mencadangkannya.

"Tadi saya sudah bilang di dalam (bimbingan teknis), bahwa kader yang sudah kita usung kemudian ada pimpinan daerah atau pimpinan DPR atau fraksi (ada) yang berbeda, maka kita suruh dibangku cadangkan dulu," ucap Airlangga saat ditemui wartawan usai membuka bimbingan teknis untuk wilayah Sumatera II, Papua dan Papua Barat di hotel Pullman, Jakarta, Minggu (30/8).

Baca Juga: Ketum Airlangga Pastikan 95 Persen Calon Kepala Daerah Yang Diusung Golkar Adalah Kader Internal

"Kalau main bola kan kita bangku cadangkan lalu diganti pemain baru. Nanti dari bangku cadangan bisa kita kembalikan ke lapangan atau kita suruh dia masuk ke ruang ganti, jadi ini sikap tegas dari DPP," ungkapnya.

Lebih lanjut, Airlangga juga mengingatkan jika pada pandemi Covid-19 ini pada pilkada nanti harus dengan cara yang berbeda. Ia meminta para kadernya untuk menghindari pertemuan langsung dan berkumpul dengan banyak orang.

"Pandemi Covid-19 ini kan membuat kita untuk berpikir dan berbuat dengan cara yang berbeda termasuk juga dalam kampanye nanti, jadi tidak ada rapat-rapat massal, itu di lapangan pasti dihindari, sehingga cara-cara lain harus dilakukan untuk menjangkau pemilih, termasuk melalui media elektronik ataupun campaign digital," katanya. {gatra}

fokus berita : #Airlangga Hartarto


Kategori Berita Golkar Lainnya