05 September 2020

Daya Tahan Tubuh Masyarakat NTT Kuat, Wagub Josef Nae Soi Sebut Berkat Konsumsi Daun Kelor

Berita Golkar - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi menceritakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT harus berpikir out of the box dalam menangani wabah pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Berpikir out of the box disebabkan banyaknya keterbatasan yang dimiliki Pemprov NTT dalam menanggulangi dampak ekonomi, kesehatan, dan sosial akibat Covid-19.

Mulai dari masalah perekonomian masyarakat NTT yang saat ini berada di nomor tiga termiskin, hingga keterbatasan dalam hal peralatan medis untuk penanganan Covid-19.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Apresiasi Pemanfaatan Limbah Pasar Jadi Pupuk Organik Untuk Tanaman Pertanian

"Memang kami di NTT, dengan segala keterbatasan kami, kami harus melakukan kegiatan yang sedikit out of the box," ucap Josef dalam webinar bertajuk 'Kolaborasi Pentahelix NTT Lawan Covid-19,' Jumat (4/9/2020).

Namun demikian, dengan semua keterbatasan itu, Provinsi NTT justru menjadi salah satu provinsi dengan kasus Covid-19 yang terbilang sangat rendah.

Per Jumat, 4 September 2020, masyarakat NTT yang dinyatakan positif Covid-19 berjumlah 200 orang, 163 pasien positif dinyatakan sembuh dari infeksi, dan 2 orang meninggal dunia.

Baca Juga: Relawan Rusdin Abdullah Solidkan Barisan Menangkan Danny Pomanto-Fatma Rusdi di Pilwali Makassar

Minimnya angka kasus Covid-19 di NTT tak lain karena masyarakat NTT memiliki imunitas tubuh yang kuat. Josef mengatakan, imunitas tubuh kuat masyarakat NTT diperoleh dengan mengkonsumsi daun kelor setiap hari.

Daun kelor oleh masyarakat NTT digadang-gadang sebagai pohon ajaib. "Yang membuat masyarakat kami ini daya tahan tubuhnya cukup kuat, karena kami memiliki satu pohon yang orang mengatakan pohon ajaib, yaitu kelor atau marungga," kata Josef bercerita.

Berbeda dengan di Jawa, di mana daun kelor itu dipercaya untuk mengusir hantu. Di NTT, kata Josef, Pemerintah Provinsi justru memberikan sugesti kepada rakyatnya untuk rajin mengkonsumsi daun kelor agar memiliki imunitas tubuh yang kuat.

Baca Juga: Musda Golkar Kota Ambon Tertunda Lagi, Ini Penjelasan Marcus Pattiapon

"Setan aja takut apalagi Covid-19. Oleh sebab itu, dengan sugesti kepada masyarakat kita mengatakan bahwa makan kelor sebanyak mungkin, bikin sayur kelor itu, maka imunitas tubuh akan tinggi," ujar Josef.

"Ini pohon yang sangat ajaib untuk kami, oleh sebab itu bagi bapak/ibu di seluruh Indonesia, kalau mau imunitas tubuhnya tinggi, mintalah kelor dari Nusa Tenggara Timur, pasti kami kirim, tapi bayar," sambung dia. {tribunnews}

fokus berita : #Josef Nae Soi