20 Oktober 2020

Sosok Yoga Nursiwan, Energi Muda Golkar Belitung Yang Berani Punya Prinsip Berbeda

Berita Golkar - Ketua DPD Tingkat II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Belitung, Yoga Nursiwan adalah seorang pemuda kelahiran Tanjungpandan, Belitung. Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung tersebut bisa disebut energi muda untuk partai berlambang pohon beringin.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar ini mengaku menjadi wakik rakyat, merupakan panggilan hati dan ingin menunjukkan, bahwa pemuda bisa berada diparlemen. Saat itu, ilmu politik yang dimiliki oleh aAumni SMA Negeri 1 Tanjungpandan tersebut, sangat minim.

"Kebanggaan saya cuma satu, saya masih muda, dan saya dapat suara terbanyak, apalagi hasil itu membuat ayah dan ibu saya menetes air mata. Itu saya sangat bangga sekali, karena bisa membuat orang tua saya bangga," kata Yoga Nursiwan, ketika berbincang-bincang, Senin (19/10).

Baca Juga: Bamsoet Minta Kementerian LHK Jelaskan Dampak UU Cipta Kerja Terhadap Lingkungan Ke Publik

Yoga memilih terjun ke dunia politik, tidak ada yang menyangka. Ia sempat berbagai macam persepsi dari berbagai sahabat - sahabat nya. Namun itu membuat pemuda satu ini ingin terus maju, dan ingin menunjukkan bahwa pemuda harus menjadi wakil rakyat.

"Saya ingin menunjukkan bahwa saya beda, dan ada warna baru di DPRD. Tapi saya tidak akan secara terus-menerus di politik, ini sebagai target hidup saya, ketika itu sudah tercapai target nya, tentu saya memilih tidak terjun lagi ke politik," katanya.

Untuk terjun ke dunia politik ini, kata Yoga, belajar dari kehidupan sehari-hari dan tanpa disadari. Itu perkuat dengan pengalaman organisasi dari SMA yang tidak disadari adalah sebuah perjalanan politik.

Baca Juga: Aburizal Bakrie Ungkap Pemerintah Belum Maksimal Bantu Korporasi Di Tengah Resesi Ekonomi RI

"Tapi guru yang paling kuat adalah ayah saya, walaupun beliau bukan orang politik. Ayah saya selalu menasehati saya, dan banyak pesan dari ayah, karena saya mewakili masyarakat Belitung dan Belitung Timur," katanya.

Pelajar politik juga, selalu didapati oleh Yoga dari berbagai mentor. Sehingga ia selalu belajar dengan senior. Untuk ilmu yang bagus didapat oleh Yoga, tetap akan di ambil dan dipergunakan didalam dunia politik.

"Apalagi identik nya anak muda cepat bosan dan banyak tanyak, tapi disitu saya belajar dan ilmu saya terus bertambah. Jujur saya ini banyak dikritik, dan saya berterima kasih karena itu bisa membangun kita sendiri, dan saya selalu sadar waktu nanti yang akan menjawab nya, yang jelas kita selalu berbuat baik," katanya.

Baca Juga: Bukan Tanaman Psikotropika, Maman Abdurrahman Persilakan Masyarakat Kapuas Hulu Tanam Kratom

Yoga memilih partai Golkar, lantaran garis keturunan keluarga nya adalah orang Golkar, lantaran partai ini partai yang sudah besar dari dari Zaman Soeharto. Apalagi Golkar identik dengan pohon beringin, itu agar mirip dengan prinsip hidup nya.

"Kalau pohon beringin tempat berteduh enak, sama seperti di Jogja ada pohon tempat orang berteduh, dibawah pohon itu tidak memandang kaya, miskin, bodoh, pintar disitu, nah saya ingin Golkar, karena seperti itu, Golkar ini tempat berkumpul semua golongan tanpa memandang suku, ras, dan sebagainya," katanya. {belitung.tribunnews}

fokus berita : #Yoga Nursiwan