26 Oktober 2020

Kurang Perhatian, Sahat Simanjuntak Minta Kesejahteraan Guru di Jatim Lebih Ditingkatkan

Berita Golkar - Masih minim sejahtera, Sahat: Kesejahteraan guru di Jatim layak ditingkatkan. Kesejahteraan guru di Jatim sampai saat ini masih sangat kurang perhatiannya dari pemerintah. Terutama untuk keberadaan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Jatim.

“Hal ini menjadi perhatian saya sebagai anggota legislative dimana pemenuhan kesejahteraan mereka harus dipenuhi,” ungkap wakil ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak di Surabaya, Senin (26/10).

Pria yang juga sekretaris DPD Golkar Jatim ini mengatakan kehadiran guru sebagai pencetak anak bangsa yang berkualitas harus diakui dengan sebuah penghargaan berupa sebuah kesejahteraan.

Baca Juga: Melki Laka Lena Minta Paslon di Sembilan Pilkada 2020 se-NTT Pakai Masker dan Selalu Jaga Jarak

“Pemberian kesejahteraan (kepada guru-red) merupakan tanggung jawab pemerintah. Bagaimanapun peran mereka sangat penting sekali,” lanjutnya. Diungkapkan oleh Sahat Tua Simanjuntak, bahwa urusan kesejahteraan untuk GTT maupun PTT merupakan tugas dari pemerintah pusat, namun peran daerah untuk memberikan masukan kepada pusat untuk menambah kesejahteraan harus dimaksimalkan.

Diakui oleh Sahat, selama ini ada beberapa keluhan para guru terutama GTT dan PTT terkait kesejahteraan. ”Misalnya selama ini menerima Rp 500 ribu dari pemerintah. Ke depan mereka berharap ada penambahan kesejahteraan,” jelasnya. {nusantaranews}

fokus berita : #Sahat Simanjuntak