23 November 2020

Bakumham Golkar DIY Kecam Paslon Pilkada 2020 Yang Tunggangi Program Pemerintah

Berita Golkar - DPD Partai Golongan Karya (Golkar) DIY mengecam pasangan calon dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di DIY, yang menunggangi program-program pemerintah untuk keperluan pemenangannya.

Ketua Badan Hukum Advokasi dan HAM (Bakumham) DPD Golkar DIY, Listiana Lestari, mengatakan pihaknya mendapat laporan mengenai adanya pasangan yang terindikasi melakukan pelanggaran itu.

"Maka, dengan ini kami menyatakan bahwa Bawaslu wajib dan perlu mencegahnya secara sungguh-sungguh ya, jangan sampai luput dari pemantauan," ujarnya, di sela jumpa pers di Kantor DPD Golkar DIY, Senin (23/11/2020) sore.

Baca Juga: Kampanye Pilkada 2020 Tak Jadi Klaster Baru COVID-19, Zulfikar Arse Sadikin Apresiasi KPU dan Bawaslu

Ia berujar, kampanye tersebut sangat rawan dan bisa saja terjadi di daerah-daerah lain di DIY yang menyelenggarakan Pilkada. Jika dibiarkan, dampaknya pun akan membodohi masyarakat.

"Sekarang memang sedang tren di Pilkada. Ke depan, apabila Paslon Bupati dan Wakil Bupati yang melakukan kampanye model (begitu) itu terpilih, kami khawatir rakyat akan terus-menerus dibodohi," ungkapnya.

"Sehingga, kami dari Partai Golkar meminta Bawaslu, untuk mengambil sikap tegas terhadap pasangan calon, di daerah manapun, yang melanggar," tambah Listiana.

Baca Juga: Lodewijk Paulus Dukung Pangdam Jaya Copoti Baliho Habib Rizieq dan Bubarkan FPI

Lebih lanjut, ia menandaskan, seandainya teguran Bawaslu tetap tidak digubris dan masih ada Paslon yang menerapkan praktik pendomplengan program pemerintah, pihaknya siap menempuh jalur hukum untuk menyudahinya.

"Jika ada Paslon yang tetap melanggar, mengambil kesempatan menggunakan program pemerintah untuk kampanye demi kepentingan diri sendiri, atau partai, kami akan segera mengambil tindakan hukum," tandasnya. {jogja.tribunnews}

fokus berita :