27 Maret 2021

Terpilih Aklamasi, Baso Rahmanuddin Siap Kembalikan Golkar Jadi Partai Nomor Satu di Wajo

Berita Golkar - dr Baso Rahmanuddin (DBR) terpilih memimpin DPD II Partai Golkar Kabupaten Wajo Periode 2021-2026. Menantu mantan Bupati Wajo dua periode Andi Burhanuddin Unru itu terpilih secara aklamasi dalam musda Golkar Wajo, Sabtu (27/3/2021) malam.

dr Baso Rahmanuddin (DBR) akan menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Wajo mengisi jabatan peninggalan mertuanya, Andi Burhanuddin Unru.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan saya akan pegang teguh amanah ini. Insyaallah kalau umur panjang maka saya akan kembalikan kejayaan Golkar sebagai partai nomor satu di Wajo," katanya sesaat sebelum ditetapkan sebagai ketua DPD II Golkar Wajo.

Baca Juga: Pintu Masuk WNA Terdepan, Adies Kadir Dukung Imigrasi Batam Perketat Penyeberangan Keluar Masuk

Politisi berlatar belakang mantan aparatur sipil negara (ASN) itu pernah menjadi kontestan Pilkada Wajo 2018 lalu. Ia memutuskan mengundurkan diri sebagai ASN untuk maju Pilkada Wajo, diusung Partai Golkar.

dr Baso Rahmanuddin berpasangan KH Anwar Sadat, (Barakka) memperoleh 94.340 suara atau presentase 42,05 persen. Kalah melawan pasangan Amran Mahmud-H Amran (Pammase) meraih suara terbanyak yaitu 130.035 dengan presentase 57,95 persen.

dr Baso Rahmanuddin menyampaikan, Golkar Wajo harus bangkit dan memenangkan semua event politik. Ia mengisyaratkan siap maju kembali Pilkada Wajo 2024 untuk melawan petahana Amran Mahmud.

Baca Juga: Alex Noerdin Ajak Semua Pemangku Kepentingan Dukung Penyelesaian RUU Energi Baru Terbarukan

Ia juga menyampaikan siap bergerak memenangkan Airlangga Hartarto jika ditetapkan sebagai capres dan Taufan Pawe sebagai calon gubernur. "Termasuk Pilkada Wajo, ini pertama kali Golkar kalah di pilkada dan kita tak akan ulang kejadian pahit itu di 2024," ujar DBR.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe (TP) meminta agar semua komponen bekerja keras untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Tanah Lamadukelleng. Apalagi, baru Pemilu 2019 lalu, kursi pimpinan DPRD Wajo lepas dari Golkar.

"Kejayaan Golkar di Wajo harus kita kembalikan, itu semua bisa dengan kerja keras kita semua," kata Taufan Pawe.

Baca Juga: Dipimpin Rubby Rumpesak, Golkar Bolmong Gelar Pleno Perdana Sejak Wafatnya Abdul Kadir Mangkat

Ia menegaskan, kejayaan Golkar harus dikembalikan seperti saat almarhum Andi Burhanuddin Unru memimpin Golkar Wajo selama 10 tahun. Pung Bur, sapaan akrab Burhanuddin Unru adalah Bupati Wajo periode 2009-2019. "Kita punya teladan almarhum Pung Bur, di tangannya Golkar berjaya di Wajo," puji Walikota Parepare itu.

Sebelum pembukaan musda, sepak terjang almarhum Pung Bur selama memimpin Golkar diputar. Taufan Pawe dan seluruh kader Golkar nampak begitu terharu menyaksikan tayangan slide Pung Bur.

"Dan hari ini kita punya dr Baso Rahmanuddin (DBR), menantu almarhum, beliau punya kloning dari almarhum sehingga bisa diandalkan untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Wajo," ungkap Taufan Pawe.

Baca Juga: Sejumlah Tokoh Senior Berkumpul Bicarakan Penyelamatan Golkar Aceh, Ada Apa?

DBR adalah usungan Golkar di pilkada Wajo 2018 yang menjadi calon tunggal di musda Golkar kali ini. Meski kalah di 2018, Taufan Pawe yakin DBR bisa menang di pilkada 2024. "Saya akan turun gunung untuk menjadikan DBR sebagai bupati di Wajo," tegas politisi berlatar belakang advokat itu.

Hadir dalam musda kali ini sejumlah elit Golkar Sulsel. Di antaranya, Andi Marzuki Wadeng, La Kama Wiyaka, Rahman Pina, dr Salwa Mochtar, Abbas Hady, dan Herman Heizer. {makassar.tribunnews}

fokus berita : #Baso Rahmanuddin