09 April 2021

Harap TMII Dikelola Optimal BUMN Pariwisata, Zulfikar Arse Sadikin: Bikin Anak-Anak Muda Tertarik

Berita Golkar - Upaya Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) yang mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita mendapat banyak dukungan dari banyak pihak. Termasuk dari Komisi II DPR yang menjadi mitra Kemensetneg.

Anggota Komisi II DPR Zulfikar Arse Sadikin berharap TMII di bawah pengelolaan pemerintah dapat berjalan lebih optimal. Bahkan, ia mengusulkan agar dibangun sebuah museum baru yang lebih menggambarkan visi negara di masa mendatang.

"Kami mendukung apa yang dilakukan Mensesneg, kalau perlu dilakukan di semua pihak," kata Zulfikar, Jumat (9/4).

Baca Juga: Satgas KPK Tilep Barang Bukti 19 Kg Emas, Supriansa: Memalukan! Lembaga Bersih Harus Diisi Orang Bersih

"Kalau perlu ada museum atau apa yang bisa menggambarkan visi negara kita ke depan apa. Sehingga anak-anak muda ke depan tertarik, terarahkan gitu," tambahnya.

Selain itu, Zulfikar berharap ada peningkatan kegiatan-kegiatan di anjungan budaya TMII untuk lebih melestarikan ragam budaya Indonesia. Dengan inovasi ini, diharapkan bisa semakin meningkatkan daya tarik TMII di mata pengunjungnya.

"Itu kan sebenarnya simbol keanekaragaman kita. Terus dilestarikan, habis itu bagi provinsi-provinsi yang punya anjungan dimanfaatkan betul untuk memperkenalkan seni budaya provinsi masing-masing," ujar dia.

Baca Juga: Muhidin M Said Nilai Postur APBN Punya Beban Berat Pulihkan Ekonomi Tahun Mendatang

Politikus Golkar itu meyakini apabila ke depannya dilakukan sejumlah perbaikan pengelolaan dan pemanfaatan TMII, maka akan memberikan kebermanfaaatan lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Tidak hanya bagi masyarakat sebagai penikmat, tetapi juga pemerintah demi meningkatkan pemasukan negara.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno sebelumnya mengatakan, TMII akan dikelola oleh salah satu BUMN yang bergerak di bidang pariwisata. Sehingga, diharapkan pengelolaan aset negara ini akan lebih profesional lagi dan dapat meningkatkan kontribusi keuangan pada negara.

"Jadi dikelola oleh orang-orang yang profesional, lembaga yang profesional, dan harapannya akan jauh lebih baik dan memberikan kontribusi kepada keuangan negara," tutur Pratikno, Kamis (8/4). {kumparan}

fokus berita : #Zulfikar Arse Sadikin