04 November 2017

Nurdin Halid ke IYL, Mari Kompetisi Sehat Jangan Main Kotor di Pilgub Sulsel

Berita Golkar - Nurdin Halid siap 'bertarung' dengan Ichsan Yasin Limpo (IYL) di Pilgub Sulawesi Selatan (Sulsel) 2018. Dia berharap kompetisi berjalan sehat, jangan ada yang main politik kotor. "Mari kita berkompetisi secara sehat, jangan menghalalkan segala cara untuk menang," ujar Nurdin di Warung Kopi Azzahra, Makassar, Jumat (3/11/17). Dia sedang ngopi bersama Sekjen Partai Hanura Sarifuddin Sudding.

Nurdin mengibaratkan Pilgub Sulsel 2018 seperti kompetisi sepakbola. Pertandingan harus dilakukan fair sesuai aturan. Penontonnya juga harus terhibur. "Jangan membuat kecewa, bagaimana menyajikan tontonan menarik. Menang dan kalah yang penting bagi penonton adalah tontonan menarik karena pertandingan berjalan dengan baik dan fair," ujar Ketua Harian DPP Partai Golkar ini.

Nurdin mengatakan, politik bersih harus diterapkan di Sulsel. Dia juga meyakini para pemilih di Sulsel sudah cerdas. Jelang deklarasi bersama Aziz Qahhar Muzakkar, Nurdin menyebutkan bakal menambah usungan 2 partai lagi, selain dari partai-partai yang lebih dulu memberi rekomendasi, yakni Golkar yang memiliki 18 kursi, NasDem 7 kursi, PKPI 1 kursi, termasuk PPP kubu Djan Faridz yang juga memiliki 7 kursi di DPRD Sulsel.

"Dalam minggu ini ada dua partai lagi menyusul, sudah 99,9 persen jadinya, karena saat ini belum saya terima suratnya jadi tidak disebut namanya, sebelum deklarasi 19 November sudah diumumkan," kata Nurdin. Ichsan Limpo telah mendapat surat tugas dari Partai Demokrat dan rekomendasi PPP kubu Romahurmuziy (Romi) sebagai kandidat calon gubernur (cagub) di Pilgub Sulsel 2018.

Dengan modal 11 kursi Partai Demokrat dan 7 kursi PPP kubu Romi, Ichsan yang sebelumnya menjabat Bendahara DPD I Golkar Sulsel ini berpasangan Bupati Luwu Andi Mudzakkar, telah memenuhi syarat untuk mendaftar di KPUD Sulsel sebagai cagub-cawagub dalam Pilgub 2018. [detik]

fokus berita : #Nurdin Halid